Dua Pasien di Rumah Sakit Balikpapan Dinyatakan Negatif Virus Korona

Amir Sarifudin , Okezone · Kamis 05 Maret 2020 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 340 2178566 dua-pasien-di-balikpapan-dinyatakan-negatif-virus-korona-GMp2skIcOe.jpg Ilustrasi virus korona. (Foto: Shutterstock)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, telah mendapat kepastian kondisi kesehatan empat pasien suspect virus korona atau Covid-19. Dua di antaranya dinyatakan negatif oleh Balitbang Kementerian Kesehatan. Sedangkan dua lainnya masih proses pemeriksaan.

"Alhamdulillah dari Dinas (Kesehatan Kota Balikpapan) konfirmasi bahwa yang dua kemarin itu negatif dan yang duanya nanti mungkin satu-dua hari kita tunggu," kata Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Empat Warga Balikpapan Diisolasi karena Suspect Virus Korona

Dia meminta masyarakat ikut mendoakan agar hasilnya juga negatif, sehingga Balikpapan bebas virus korona. Selain itu, masyarakat juga terus diingatkan agar menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Imbauan ini bukan hanya saat maraknya kasus virus korona, tapi sudah jauh hari dengan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

Ia melanjutkan, penggunaan masker juga bukan faktor utama pencegahan virus korona. "Syarat utama mencegah viru korona adalah pola hidup sehat. Kita hindari tempat-tempat kerumunan massa, karena tidak tahu keadaan di situ," katanya.

Sedangkan 10 warga Balikpapan yang sedang menjalankan observasi di rumah, kondisi dan perkembangannya membaik, serta tidak menimbulkan gejala-gejala sakit.

"Alhamdulillah saya dapat laporan bahwa mereka makin baik. Doakan semua hasilnya baik. Berdoa saja mudah-mudahan enggak virus korona," tuturnya.

Baca juga: Pemprov Sumbar Bantah Menutup Penerbangan dari Batam Terkait Korona 

Sebagaimana diketahui, Rumah Sakit Kanusjoso Djatiwibowo Balikpapan merawat empat pasien suspect virus korona atau Covid-19 sejak pekan lalu.

Dua sampel pasien telah dikirim pihak rumah sakit ke Kementerian Kesehatan pada Sabtu lalu. Sementara dua sampel lainnya menyusul dikirim pada Minggu kemarin.

Mereka yang dinyatakan suspect diketahui telah melakukan perjalanan ke Korea Selatan dan melaksanakan ibadah umrah. Keempat orang itu diketahui berusia lanjut dan usia produktif yakni dua laki-laki serta dua perempuan.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini