Pemkot Pontianak Bentuk Tim Siaga Korona

Ade Putra, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 340 2178872 pemkot-pontianak-bentuk-tim-siaga-korona-cpefffbThD.jpg Simulasi Penanganan Terhadap Virus Korona (foto: Twitter/Angkasa Pura_2)

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama lintas sektoral berencana membentuk Tim Siaga dalam rangka pencegahan dan penanganan virus korona atau Covid-19. Hal ini disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebutkan saat rapat koordinasi (rakor) bertema Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dengan lintas sektor, Kamis (5/3/2020).

Edi menyebutkan, rakor ini membahas beberapa hal-hal yang menimbulkan kepanikan masyarakat. Seperti, penyebaran informaai palsu terkait hoaks, adanya penimbunan stok makanan maupun kebutuhan lain.

Baca Juga: Diisolasi di RSPI karena Suspect Korona, WNA Dinyatakan Sembuh 

Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Korona di Lingkungan Kemenperin

“Jadi, kita bentuk tim siaga, siapa berbuat apa. Nantinya, Dinas Kesehatan Pontianak mengkoordinasi masalah-masalah kesehatan, termasuk fasilitas kesehatan dan sosialisiasi. Terkai keamanan, ada Polresta Pontianak yang memantau,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Edi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi palsu alias hoaks terkait virus korona. Karena, sejauh ini Kota Pontianak masih aman dari virus asal Wuhan, China tersebut. "Justru, informasi hoaks ini yang mengganggu aktivitas masyarakat kita,” cetus Edi.

Ia menyatakan akan memberikan informasi sedetilnya agar masyarakat tidak panik dengan informasi yang belum jelas. Sebagai upaya menumbuhkan rasa kesadaran akan kesehatan, pihaknya selalu melakukan edukasi bersama stakeholder dan mengampanyekan pola hidup sehat.

“Momen ini, harusnya bisa kita manfaatkan untuk menjaga pola hidup sehat. Sering cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer,” tuturnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Perdagangan Masker Ilegal di Kepulauan Riau 

Edi juga mengimbau masyarakat yang sehat tidak perlu mengunakan masker. Sebab, masker hanya digunakan untuk orang sakit dan petugas kesehatan.

"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait ketersediaan masker dan hand sanitizer. Kami berharap pabrik masker di Kota Pontianak bisa segera memproduksi. Jika bahan bakunya sudah ada," tutupnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini