Share

Antisipasi Virus Korona, PT KAI Siagakan Rail Clinic

Fathnur Rohman, Okezone · Kamis 05 Maret 2020 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 525 2178724 antisipasi-virus-korona-pt-kai-siagakan-rail-clinic-H4UXiW1fGv.jpg Rail Clinic PT KAI (Foto: Okezone/Fathnur)

CIREBON - Antisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) di sejumlah stasiun, PT Kerta Api Indonesia (KAI) telah menyiagakan satu unit rail clinic. Di dalam rail clinic tersebut ada beberapa fasilitas kesehatan yang dapat dipakai oleh para penumpang.

Menurut Vice President Healt PT KAI, dokter Dwi Madijantoro, ada empat unit rail clinic yang dimiliki oleh PT KAI. Satu di antaranya berada di Pulau Jawa, sedangkan sisanya berada di Pulau Sumatera.

Ia mengatakan, rail clinic ini nantinya akan berhenti di sejumlah stasiun, untuk mengampanyekan dan mensosialisasikan cara pencegahan dini terhadap penyebaran Virus Korona.

Dwi memaparkan, ada lima dokter yang bersiaga di rail clinic ini. Mereka siap memberikan pelayanan kesehatan kepada para penumpang.

Rail Clinic KAI (Fatnur)

Ia mengaku, apabila ada penumpang yang mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, dan sesak napas, maka penumpang itu akan disarankan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat.

"Kalau ada indikasi harus ke rumah sakit. Rail clinic ini ada jadwalnya. Diutamakan untuk stasiun yang padat penumpangnya," kata Dwi saat ditemui Okezone, di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Kamis (5/3/2020).

Selain rail clinic, Dwi juga menyampaikan, di setiap stasiun terdapat posko kesehatan yang bersiaga selama 24 jam. Petugas posko kesehatan ini akan memeriksa kondisi penumpang, seumpama mereka merasa kurang enak badan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dikatakan Dwi, petugas posko kesehatan juga akan menanyakan kepada penumpang, apakah mereka memiliki riwayat bepergian ke negara yang terjangkit virus korona atau tidak.

"Kami juga memberikan masker gratis. Memasang hand sanitizer. Di posko kesehatan juga ada thermal scanne. Petugas juga akan menanyakan apakah penumpang itu pernah pergi ke negara yang terjangkit virus korona atau tidak," tambah Dwi.

Di tempat yang sama, Vice President Daop 3 Cirebon, Wisnu Pramudyo menuturkan, dalam hal kebersihan sarana kereta, pihaknya selalu melakukan pencucian interior dan eksterior kereta secara rutin. Pencucian ini menggunakan bahan kimia untuk sterilisasi.

Lebih lanjut Wisnu berpesan, sebaiknya penumpang yang dalam kondisi kurang enak badan tidak memaksakan diri naik kereta api. Selain itu ia mengimbau kepada penumpang, supaya melapor kepada petugas stasiun atau kondektur jika merasa tidak sehat.

โ€œUntuk Daop 3 Cirebon, hand sanitizer ditempatkan di beberapa titik. Seperti di area check-in boarding, ruang tunggu penumpang, dan zona 1 Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes dan Haurgeulis,โ€ ucap Wisnu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini