Ada 2 Penumpang Demam, Alasan Kapal Viking Sun Ditunda Bersandar di Bali

Agregasi Balipost.com, · Sabtu 07 Maret 2020 15:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 07 244 2179731 ada-2-penumpang-demam-alasan-kapal-viking-sun-ditunda-bersandar-di-bali-BbXWOdsMmb.jpg Waspada Korona, Kapal Pesiar Viking Sun Tak Diizinkan Berlabuh di Kota Semarang (foto: Istimewa)

DENPASAR – Kapal Pesiar Viking Sun gagal bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Hal ini menyusul kesepakatan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, terkait penundaan bersandarnya Kapal Viking Sun di Pulau Dewata.

Kapal Viking Sun ditunda bersandar di Bali, lantara ada dua penumpangnya yang mengalami demam. Penundaan bersandarnya kapal tersebut juga sebagai upaya pencegahan virus korona yang sedang merebak di Indonesia.

Baca Juga: Observasi WNI di Pulau Sebaru Menunjukkan Hasil yang Baik 

“Jadi prinsipnya di sini upaya pencegahan, preventif sehingga berlabuhnya kapal ini sementara ditunda sampai dari pihak kapal bisa menyampaikan sertifikat kesehatan dari dua penumpang yang dinyatakan sakit ini,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2020).

Penundaan ini, lanjut Suarjaya, merupakan upaya untuk memproteksi Bali dari kemungkinan penyakit akibat wabah virus korona (Covid-19). Sesuai International Health Regulations, kalau ada penumpang kapal pesiar yang sakit dari negara yang terjangkit, wajib dilakukan langkah-langkah pencegahan.

Sementara Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace mengatakan, Bali sekarang dalam tahap kuratif untuk menjaga agar virus corona tidak sampai masuk ke Pulau Dewata.

Memang sempat ada wisatawan Jepang yang datang dan menginap di Bali, lalu dinyatakan positif virus korona saat pulang ke negaranya.

Namun sebanyak 12 pegawai hotel, travel dan petugas KKP yang sempat menangani atau melakukan kontak erat dengan wisatawan itu telah dites lab dan dinyatakan negatif virus korona.

Baca Juga: 287 Orang di Jabar Berstatus Dalam Pemantauan Terkait Virus Korona 

“Nah, yang ada di Bali yang sudah teridentifikasi atau yang masuk dalam tahap pengawasan, belum tentu dia itu adalah corona, kita tetap perlakukan dia sesuai dengan SOP,” imbuhnya.

Menurut Cok Ace, setiap wisatawan yang datang ke Bali sudah melalui pemeriksaan thermo scanner di Bandara Ngurah Rai. Kondisi serupa juga berlaku dengan kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Benoa harus melewati prosedur di KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan).

Sebelumnya, Kapal pesiar Viking Sun yang membawa 848 wisatawan dan 460 kru, ditolak bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah. Petugas kesehatan sempat dikerahkan untuk memeriksa seluruh penumpang dan awak kapal untuk mengantisipasi penyebaran virus korona.

(fid)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini