Uni Emirat Arab Rayakan Hari Perempuan Sedunia

Tim Okezone, Okezone · Minggu 08 Maret 2020 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 18 2180035 uni-emirat-arab-rayakan-hari-perempuan-sedunia-0ldzaWXwNV.jpg Uni Emirat Arab Rayakan Hari Perempuan Sedunia (Foto : Okezone.com/Istimewa)

Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan telah menegaskan, bahwa perempuan Emirati menempati 50 persen Dewan Nasional Federal negara itu memperkuat rencana negara itu menuju pemberdayaan penuh perempuan Emirat di seluruh sektor vital.

Keputusan ini bertujuan untuk lebih memberdayakan perempuan Emirat dan meningkatkan kontribusi mereka untuk pembangunan, sebuah pencapaian yang dicapai secara nasional dalam waktu singkat dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

Kementerian Luar Negeri UEA dan Kerjasama Internasional telah mengambil langkah berbeda dan menunjuk delapan wanita Emirat sebagai duta besar dan diplomat untuk mewakili negara itu dalam forum internasional.

Saat ini, wanita menempati hampir setengah dari karyawan di Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional.

UAE berkomitmen penuh untuk memberdayakan perempuan dan anak perempuan dalam kewirausahaan dan dengan demikian telah menyumbangkan USD50 juta untuk Prakarsa Pembiayaan Wanita Pengusaha Perempuan Bank Dunia (We-Fi). Inisiatif ini akan membantu memobilisasi lebih dari USD1 miliar dalam pendanaan untuk wirausaha perempuan. UAE juga berkomitmen untuk menyediakan alat-alat yang diperlukan bagi perempuan dan mendukung mereka melalui penyediaan peluang-peluang utama.

Inisiatif "1.000 Pemimpin" adalah salah satu contoh yang mencerminkan tindakan tersebut, di mana UEA memberikan pelatihan dan peluang bagi perempuan untuk memberdayakan mereka dan memungkinkan mereka untuk mengasah keterampilan mereka untuk menjadi pemimpin di sektor-sektor pilihan mereka dalam upaya untuk membalikkan prasangka sosial terkait gender peran dan membuang stereotip seperti itu ke masa lalu.

Di antara proyek-proyek bantuan internasional yang berkontribusi pada penyebab penting ini adalah pelatihan kejuruan perempuan dan dukungan untuk pengusaha perempuan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dan dukungan untuk lebih dari 100 proyek di sektor kesehatan untuk perempuan dan anak-anak. Di Afghanistan, UEA telah mendukung industri safron, di mana perempuan memiliki 80 persen pekerjaan produksi. Di Sri Lanka, UEA juga memberikan dukungan keuangan kepada sebuah lembaga yang didedikasikan untuk pemberdayaan perempuan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini