JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena meminta masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi virus Korona atau Covid-19, meskipun saat ini jumlah pasien terinfeksi bertambah menjadi enam orang.
Menurut Melki, pemerintah telah mengeluarkan protokol melalui laman resmi Kantor Staf Presiden. Dia mengharapkan, masyarakat dapat membaca protokol tersebut agar dapat mengantisipsi penularan Covid-19.
Baca Juga: 6 Pasien Pengawasan Virus Korona di Bali Tunggu Hasil Tes dari Litbangkes Jakarta
“Protokol ini membantu masyarakat luas untuk mengikuti dalam rangka mencegah dan mengobati virus covid 19,” kata Melki kepada Okezone di Jakarta, Senin (9/3/2020).
Politikus Partai Golkar ini menkankan kerja sama dan persatuan seluruh kekuatan bangsa sangat dibutuhkan menghadapi serta mencegah penularan Covid-19.
Lebih jauh, Melki berkata, dalam masa reses saat ini komisi IX DPR baik pimpinan hingga anggota yang membidangi kesehatan tengah mengecek kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) beserta Dinkes di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
“Pimpinan dan anggota Komisi 9 saat ini lagi menyebar ke masing-masing dapil dan provinsi untuk mengecek kesiapan RSUD dan Dinkes provinsi, kabupaten, kota dalam menghadapi Covid-19,” ujarnya.
Sekadar diketahui, per 8 Maret 2020, sebanyak enam orang warga yang dinyatakan positif terpapar virus korona. Hal tersebut disampaikan langsung Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto.
Baca Juga: Sandiaga Imbau Masyarakat Tak Panic Buying Hadapi Virus Korona
Penambahan dua orang tersebut disebut sebagai kasus 5 dan 6. Untuk kasus 5 masih berhubungan dengan dua orang positif pertama kali, sementara kasus 6 merupakan ABK Diamond Princess.
Menurut Yuri, untuk pasien kasus 5 sedang menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Sementara untuk kasus 6 yang merupakan ABK Diamond Princess dirawat di RS Persahabatan, Jakarta Timur.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.