Dalam Dua Bulan, 4 Balita Meninggal Akibat DBD di Bandung

CDB Yudistira, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 13 525 2182762 dalam-dua-bulan-4-balita-meninggal-akibat-dbd-di-bandung-BXarHkxcaJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANDUNG – Kepala Dinkes Kota Bandung, dr Rita Verita menyatakan, 4 bayi di bawah lima tahun (balita), meninggal dunia akibat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), di Kota Bandung.

Sepanjang Januari hingga Februari 2020, terdapat 452 orang yang terjangkit DBD. "Totalnya ada 452 orang yang terjangkit DBD. Di Januari 2 kasus dan Februari 2 kasus kematian (semuanya balita)," kata ujar Kepala Dinkes Kota Bandung, dr Rita Verita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bandung, Jumat (13/3/2020).

Dia menyatakan, kasus DBD tahun 2020 di bulan Januari dan Februari lebih kecil dibanding 2019.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Januari tahun lalu 800 lebih kasus dan Februari 600 kasus, meninggal 14 orang selama satu tahun," ucapnya.

Baca juga: Kapal Pesiar Bawa 1.044 Turis Asing Berlabuh di Semarang

Salah satu penyebaran DBD disebabkan saluran air dan tempat penampungan yang tidak dibersihkan. "Masyarakat sudah diberitahu, jangan membersihkan tempat perindukan nyamuk yang biasa, tapi talang jangan dilupakan," katanya. Dia meminta masyarakat untuk turut aktif memeriksa kondisi lingkungan rumah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, di permukiman penduduk, saluran air atau tempat penampungan kerap jadi lalai untuk dibersihkan. Ia meminta masyarakat untuk lebih ketat membersihkan talang yang berada di lingkungan rumah.

"Salah satu di perkotaan cukup tinggi (DBD) karena talang," katanya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini