LONDON - Ratu Elizabeth membatalkan sejumlah agenda pesta kebun tahunan serta berencana meninggalkan sementara Istana Buckingham di London. Langkah tersebut diambil mengingat munculnya kewaspadaan penularan virus corona atau COVID-19 di Inggris, seperti diumumkan pihak Istana pada Selasa (17/3/2020).
Pimpinan kerajaan Inggris Raya itu untuk sementara waktu akan menjalankan tugas dari Istana Windsor, mulai Kamis 19 Maret 2020. Rencana tersebut maju sepekan dari jadwal semula, seiring persiapan perayaan paskah. Diperkirakan, Ratu Elizabeth masih akan berada di istana yang terletak di sebelah barat London itu hingga April mendatang.
"Sejumlah acara dengan melibatkan peserta dalam jumlah banyak dalam beberapa pekan ke depan, yang akan dihadiri Ratu Elizabeth, dibatalkan ataupun ditunda. Hal ini sudah melalui konsultasi dengan otoritas kesehatan, penasihat kerajaan, serta pemerintah Inggris," bunyi pernyataan juru bicara Kerajaan Inggris Raya seperti dilansir dari laman Reuters.
Jadwal kegiatan selain agenda paskah yang dibatalkan oleh pihak istana kerajaan, antara lain tiga pesta kebun tahunan di Istana Buckingham bulan Mei 2020. Begitu juga dengan rencana kunjungan resmi Kaisar Jepang Naruhito, yang akan dijadwalkan ulang dalam waktu dekat.
Arahan untuk menghentikan kegiatan serta interaksi sosial sebelumnya sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Inggris. Sejumlah tempat yang disarankan untuk dihindari warga adalah pub, restoran, kafe, hingga bioskop. Untuk sementara waktu sejumlah agenda olahraga juga sudah ditunda termasuk kompetisi sepak bola profesional Inggris.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.