Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rumah Sakit Unand Disiapkan sebagai Rujukan Pasien Corona

Rus Akbar , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2020 |05:32 WIB
Rumah Sakit Unand Disiapkan sebagai Rujukan Pasien Corona
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat sedang menyiapkan satu lagi rumah sakit untuk pasien rujukan virus corona (Covid-19). Rumah sakit yang disiapkan itu adalah Rumah Rakit Universitas Andalas (Unand) Padang.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, jika Unand dijadikan sebagai rumah sakit rujukan pasien virus corona berarti sudah tiga rumah di Sumatera Barat yang dijadikan rumah sakit rujukan. Saat ini, yang sudah dijadikan rujukan itu adalah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang dan RS Ahmad Mochtar Bukittinggi.

“Rumah sakit Unand dalam proses pengurusan perizinan saat ini. Untuk dijadikan rujukan pasien corona itu ada dari Kementerian Kesehatan, pihak Unand sudah dibolehkan untuk menjadi tempat rujukan tapi tinggal dari kementerian, jadi ada tiga rumah sakit yang disiapkan sebagai rujukan,” katanya.

Baca Juga: 25 Turis di Aceh Singkil Dikumpulkan ke Sebuah Pulau Terkait Corona 

Selain itu, kata Irwan, pemerintah provinsi juga sedang berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Unand untuk melakukan penelitian mendiagnoasa korona, kalaupun itu belum dijadikan data resmi tapi sudah ada diagnosa awal sebelum hasil laboratorium dari Kemenkes keluar.

“Kalau dikirim ke Jakarta ini susah karena kemasan harus tertentu tidak sembarangan kemasan, virus kita bawa sangat berbahaya,” tuturnya.

 Ilustrasi Foto: Ist

Sementara Direktur SDM, Pendidikan dan Umum RSUP M Djamil Padang Dovy Djanas menjelaskan, saat ini ruang isolasi tekanan negatif ada 10 tempat tidur saat ini sudah penuh.

“Dengan kondisi ini memungkinkan untuk ledakan kasus virus corona ini. Tentu kita hanya bisa menyiapkan ruangan isolasi saja tapi bukan bertekanan negatif," kata Dovy.

"Kita berharap bukan rumah sakit M Djamil saja yang menjadi tujuan bisa, dimanfaatkan rumah sakit yang lain tadi, kata gubenur Rumah Sakit Tentara dan dan Bhayangkara menyiapkan ruangan isolasi. Saat ini, paling maksimal menerima pasien korona bisa ditampung lebih kurang 17 orang,” imbuh Dovy.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement