KULONPROGO – Warga Pedukuhan Jatikontal, Kelurahan Temon Wetan, Kapanewon Temon, Kulonprogo, DIY digegerkan oleh penemuan mayat di pintu irigasi. Belakangan, mayat perempuan ini diketahui bernama Mbah Ngasiyem (93) warga Ngulakan, Hargorejo, Kokap, Kulonprogo.
Sebelumnya Mbah Mitro Wiyono warga Girigondo, Kaligintung Temon, pada Senin 16 Maret 2020 kemarin juga ditemukan tak bernyawa di tengah sawah.
“Tadi ada warga yang melintas dan melihat kaki. Kemudian dilaporkan ke warga sekitar,” ucap warga sekitar, Yunianto, Selasa (17/3/2020).
Saat ditemukan, jasad korban hanya kelihatan kakinya saja. Sedangkan badan dan kepalanya tidak nampak dan masih berada di dalam air. Sementara di sekitar lokasi juga banyak ditemukan sampah. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke polisi dan identifikasi.
Petugas yang datang langsung mengevakuasi dan melakukan plah TKP. Petugas kesulitan mengidentifikasi karena tidak ditemukan kartu identitas. Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSUD Wates untuk proses lebih lanjut. Saat itulah ada keluarga korban yang mengenali dan memastikan korban adalah Mbah Ngasiyem.
“Simbok saya pergi sejak Minggu malam, pamit ke rumah saudara yang ada hajatan,” kata Jemingan, anak dari korban.
Lantaran jaraknya dekat dan sudah biasa, keluarga korban tidak mencarinya. Barulah keesokan harinya, yang punya hajatan justru datang mengantar nasi kepada korban. Sementara korban tidak berada di rumah dan tidak muncul di tempat hajatan. Setelah itulah keluarganya melakukan pencarian. Hingga akhirnya korban ditemukan tewas di saluran irigasi.