Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khawatir Ribuan Napi Terjangkit Virus Corona, Rutan Kelas I Depok Diisolasi

Wahyu Muntinanto , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2020 |22:00 WIB
Khawatir Ribuan Napi Terjangkit Virus Corona, Rutan Kelas I Depok Diisolasi
Cegah penyebaran virus corona, Rutan Depok tidak menerima kunjungan selama 14 hari ke depan (Foto : Istimewa)
A
A
A

DEPOK - Penyebaran virus corona yang semakin masif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, diisolasi dengan tidak menerima kunjungan hingga 14 hari ke depan.

Menutup akses kunjungan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dianggap menjadi pilihan tepat dalam upaya tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 asal Kota Wuhan, China.

"Kebijakan peniadaan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata Rutan Kelas I Depok dalam memerangi covid-19. Peniadaan kunjungan ini diberlakukan sejak hari ini sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, paling cepat 14 hari atau mungkin lebih, mengikuti situasi dan kondisi di masyarakat," kata Kepala Rutan Kelas I Depok Dedy Cahyadi saat dihubungi Okezone, Rabu (18/3/2020).

Saat ini Rutan Depok terdata menampung 1.800 tahanan titipan dan warga binaan atau Napi (narapidana). Menurut dia, jika tidak dilakukan larangan kunjungan, dikhawatirkan dapat menjangkit ribuan warga binaan lainya.

"Meskipun penularan virus corona sangat mudah hanya dengan interaksi langsung sesama manusia, warga Binaan tidak perlu panik dan khawatir, namun dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Terkait hal tersebut, Dedy mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga binaan dan masyarakat. Sementara untuk kunjungan langsung dialihkan menjadi layanan komunikasi virtual. "Sentra Komunikasi Digital Rutan Kelas I Depok menyediakan fasilitas layanan Video Call gratis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan," imbunya.

Baca Juga : 125 Warga di Jakarta Dinyatakan Positif Virus Corona

Sedangkan layanan Top Up E-PAS Card, Dedy meuturkan akan tetap dibuka, layanan itu merupakan pengisian saldo uang elektronik yang dipergunakan sebagai alat pembayaran warga binaan Rutan Depok.

"Kegiatan pembinaan kerohanian yang melibatkan mitra pembinaan kerohanian Rutan Depok untuk sementara diliburkan, dan pembinaan kerohanian tetap dilaksanakan dengan pembimbingan internal oleh petugas," tutupnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement