Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 WN Jerman Ditolak Naik Kapal Gara-Gara Batuk & Sakit Perut

Rus Akbar , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2020 |14:47 WIB
 5 WN Jerman Ditolak Naik Kapal Gara-Gara Batuk & Sakit Perut
Foto: Okezone
A
A
A

MENTAWAI - Sebanyak lima orang turis yang berasal dari Jerman tidak diizinkan naik kapal cepat MV. Mentawai Fast, yang berangkat dari Pelabuhan Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan menuju Padang, Sumatera Barat.

Kelima turis tersebut mengalami batuk-batuk dan sakit perut, petugas setempat pun mencurigai suspect Covid-19.

Kapolsek Siberut Muara Siberut Iptu Edi Surya membenarkan perihal itu, sebanyak lima orang WNA tersebut dipandu Onci Oni (29) diperiksa polisi dan tim kesehatan, pasalnya kelima warga Jerman tersebut dalam keadaan sakit.

Kelima warga asing adalah SK (34) asal Jerman tinggal di Malaysia dia mengalami mengalami sakit perut setelah makan babi peliharaan, CW (36) asal Jerman tinggal Malaysia bersama anaknya CWN (9) mengalami batu. Kemudian RN (62) warga Jerman tinggal di Jerman, KN (61) warga Jerman

“Kelima turis itu sudah diperiksa di penginapan Home Stay Manai Koat Desa Maileppet, kita bersama petugas Puskesmas Muara Siberut sudah melakukan sterilisasi penginapan dengan penyemprotan disinfektan," kata Edi kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Lantaran tidak ada kapal lagi ke Padang, turis Jerman tersebut mencharter longboat untuk Padang kemarin malam sekira pukul 22.00 WIB dan sampai di Padang pukul hari ini sekira pukul 02.30 WIB.

“Disana Langsung diperiksa oleh tim kesehatan dari RSUP M Djamil Padang, sementara ini dinyatakan sakit perut biasa dan bukan terkena virus corona dan masih dirawat,” ungkapnya.

Ia juga meminta warga di daerah kerjanya di Siberut Selatan dengan pola hidup sehat dan berikan imbauann jika ada tamu Bule yang sakit segera melapor untuk di cek dan diobati di Puskesmas terdekat.

“Sedangkan untuk pelabuhan juga kita awasi dengan melibatkan Puskesmas dan personil dari Koramil Siberut," katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Muara Siberut Marinus mengatakan, lima orang turis itu berasal dari Attabai pedalam Siberut Selatan dinyatakan sakit perut, dan kemarin Selasa 17 Maret 2020 baru dari pedalaman mau berangkat ke Padang.

"Karena tak diterima dikapal Mentawai Fast, pemandu bersama 5 orang WNA ini diperiksa polisi dan dan tim kesehatan namun hanya sakit perut,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement