Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Positif Corona saat Rapid Test Tak Langsung Dibawa ke RS, Ini Teknisnya

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2020 |17:28 WIB
Warga Positif Corona saat <i>Rapid Test</i> Tak Langsung Dibawa ke RS, Ini Teknisnya
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah bakal melakukan rapid test secara massal terhadap masyarakat untuk mengetahui apakah positif atau negatif virus corona (Covid-19)

“Pemerintah dalam waktu dekat akan pemeriksaan secara massal atau screening massal Covid-19,” kata Yuri dalam konfrensi pers yang disiarkan BNPB, Kamis (19/3/2020).

Menurut Yuri, pemeriksaan secara massal melalui metode rapid test itu dilakukan, guna mengetahui pasien positif untuk kemudian dapat dilanjutkan ke proses isolasi.

"Tujuannya adalah untuk secepat mungkin bisa kita ketahui tentang kasus positif yang berada di masyarakat. Tujuannya adalah untuk melaksanakan isolasi. Sudah barang tentu nanti kita akan bisa mendapatkan kasus positif yang cukup banyak," jelasnya.

Jubir Korona, Achmad Yurianto. (Foto: Setkab)

Dia mengatakan, pasien yang positif tak langsung dirujuk untuk diisolasi di rumah sakit. Pasien akan mendapatkan edukasi dari pemerintah untuk menjalani isolasi mandiri alias self isolation di rumahnya.

Baca juga: Solo KLB Corona, Salah Satu SMP Tetap Study Tour ke Bali

"Namun tidak seluruhnya dimaknai harus masuk rumah sakit. Sebab kasus positif tanpa gejala, atau kasus positif dengan gejala yang ringan, tentunya akan diedukasi untuk melaksanakan isolasi diri atau self isolation yang bisa dilaksanakan secara mandiri di rumah," beber dia.

Dilanjutkan Yuri, pemerintah berencana menyajikan pendampingan secara virtual terhadap pasien positif corona yang menjalani self isolation. Pasien bisa berkomunikasi dengan dokter melalui aplikasi secara online.

"Kita sudah mengembangkan bagaimana kemudian bisa melaksanakan konsultasi tentang kondisi kesehatannya melalui aplikasi online,," tukasnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement