nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jumlah PDP dan ODP Covid-19 di Kabupaten Cirebon Meningkat

Fathnur Rohman, Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 09:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 21 525 2186788 jumlah-pdp-dan-odp-covid-19-di-kabupaten-cirebon-meningkat-ZdncBzDF8d.jpg Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni. (Foto : Okezone.com/Fathnur Rohman)

CIREBON – Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona (Covid-19) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meningkat, berdasarkan data hingga 20 Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menjelaskan, ada sekira 81 ODP dan 11 PDP. Dari 11 PDP ini empat di antaranya telah selesai menjalani perawatan dan hasilnya negatif Covid-19. Akan tetapi, salah satu dari mereka meninggal dunia.

Menurut Eni, meninggalnya satu PDP tersebut bukan disebabkan virus corona. Hal itu mengingat hasil tes pasien PDP ini negatif. Ia mengatakan, pasien tersebut meninggal dunia karena kondisi tubuhnya menurun dan mengalami gagal ginjal.

"Jumlah pasien pengawasan di Kabupaten Cirebon totalnya ada 11. Empat yang lainnya hasilnya negatif (virus corona). Tiga sudah pulang. Tapi yang satu meninggal. Meninggalnya bukan karena corona. Melainkan dia kekebalan tubuhnya turun dan mengalami gagal ginjal," kata Eni kepada Okezone, Jumat (20/3/2020).

Eni melanjutkan, dari 11 PDP ini tiga di antaranya sedang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled. Mereka menunjukkan gejala demam, batuk, pilek, serta sesak napas setelah pulang dari Jakarta dan Bali.

Ilustrasi (Shutterstock)

Ia mengungkapkan, selain ada tiga PDP baru, Dinkes Kabupaten Cirebon juga mencatat ada 41 ODP baru. Mereka berada dalam satu rombongan bus dengan dua PDP yang baru saja pulang dari Bali. Selain itu, Eni mengaku, sekitar 50 orang dari 81 ODP saat ini, pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif terjangkit Covid-19, yang dirawat di ruang isolasi RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat.

"Satu PDP baru pulang dari Jakarta serta dua PDP ini mereka baru pulang dari Bali. Ada 41 orang yang bersama dua PDP ini. Mereka sudah melapor, tapi kita belum mendata. Jumlah ODP ada 81 ditambah 41 orang itu. 50 ODP diketahui pernah kontak langsung dengan pasien positif," ujar Eni.


Baca Juga : Pekerja Migran Asal Cirebon Diminta Mematuhi Kebijakan Lockdown di Malaysia

Hingga saat ini Dinkes Kabupaten Cirebon masih mendata 41 ODP baru tersebut. Selain itu, mereka menunggu hasil dari pemeriksaan swab dari salah satu PDP baru yang dirawat di ruang isolasi RSUD Waled.


Baca Juga : RSHS Bandung Bantah Kabar Adanya Residen Anestesi Meninggal karena Corona

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini