nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Covid-19, Warga Sleman Berlakukan Lockdown Mandiri

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 19:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 27 510 2190064 cegah-covid-19-warga-sleman-berlakukan-lockdown-mandiri-Pq9el6DJnm.jpeg Foto Istimewa

SLEMAN - Lini masa sosial media diramaikan dengan keputusan lockdown mandiri desa-desa di kawasan Sleman. Warga menutup jalan lalu menyematkan tulisan-tulisan bentuk kewaspadaan pada Covid-19 yang tak bisa dianggap remeh.

Hal ini cukup beralasan, pasalnya kasus Covid-19 di DIY mengalami peningkatan hingga saat ini. Terlebih, kini warga DIY yang sebelumnya merantau ke berbagai daerah termasuk zona merah Covid-19 diketahui mulai berdatangan setelah setelah beberapa instansi maupun perusahaan memberlakukan work from home alias bekerja dari rumah.

Salah satu yang tertangkap kamera warganet yakni di RT 03 Jalan Bulus Tempel Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem. Warga menutup akses jalan masuk atau keluar desa dengan pagar bambu serta menuliskan spanduk Lockdown dengan kata-kata ‘Rasah Ngeyel, Urusane Nyowo Bung’.

 Korban virus corona

Terkait spanduk dan penutupan jalan, Camat Pakem Suyanto menilai hal tersebut tak sepenuhnya keliru. Peribahasa Jawa menurut dia yakni ‘bener mung ora pener’ (benar tetapi kurang tepat).

“Kalau terkait spanduk-spanduk itu murni inisiatif warga, maksudnya mungkin bener sebagai upaya protektif tapi mungkin kurang tepat. Kami memaklumi itu, karena tidak salah juga. Namun dengan adanya surat edaran, dan tugas hingga tingkat bawah sudah jelas maka harapannya bisa dilepas, harapannya warga menyikapi dengan sewajarnya saja,” kata Camat Pakem.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini