nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2.430 Warganya Mudik, Sekda Kulonprogo: Tak Perlu Panik, Tetap Berada di Rumah

Kuntadi, Koran SI · Minggu 29 Maret 2020 09:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 03 29 510 2190649 2-430-warganya-mudik-sekda-kulonprogo-tak-perlu-panik-tetap-berada-di-rumah-o1abX8NCh8.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

KULONPROGO - Maraknya warga perantauan yang mudik ke kampung halaman, ternyata tidak hanya terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DIY. Di Kabupaten Kulonprogo tercatat ada 2.430 pemudik yang sudah kembali meski lebaran masih jauh.

Untuk menghindari penyebaran virus corona (Covid 19) mereka didata dan diminta mengakses layanan fasilitas kesehatan (faskes).

"Ada 2.430 yang mudik sampai siang ini, telah masuk ke Kulonprogo," terang Sekda Kulonprogo, Astungkoro kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu 28 Maret 2020 kemarin.

Astungkoro yang merupakan Ketua Pelaksana Satgas penanganan Covid-19 Kulonprogo itu tidak menampik mereka ada yang berasal dari zona merah Korona. Seperti dari Jakarta, Malang, Bogor ataupun Bekasi. Bahkan ada yang berasal dari luar negeri seperti Malaysia.

"Sebagian besar dari Jakarta dan sekitarnya," jelasnya.

Infografis COVID-19

Pemkab Kulonprogo telah meminta desa melalui kepala dukuh untuk melakukan pendataan. Datanya terus berubah dan telah diserahkan ke desa atau kecamatan. Rata-rata setiap kecamatan mencapai 200 hingga 400 orang yang masuk.

Para pemudik ini juga disarankan untuk tetap tinggal di dalam rumah dan melakukan isolasi secara mandiri selama 14 hari. Jika ada keluhan dan gangguan kesehatan agar segera dilaporkan. Pemkab akan membantu dukungan pemeriksaan kesehatan melalui puskesmas. Sebab tidak mungkin setiap pemudik dilakukan screening.

"Tidak perlu panik, bagi pemudik agar tetap berada di rumah," jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Kulonprogo, Sutedjo telah membentuk gugus tugas penanganan Covid 19. Bahkan bersama dengan relawan telah dilakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah lokasi strategis dan fasilitas umum.

Sutedjo juga minta warganya untuk menjaga kesehatan dengan gerakan hidup sehat. Mencuci tangan dengan sabun dan istirahat cukup dan mengkonsumsi makanan bergizi.

"Kita terus berupaya dan berdoa agar Covid-19 segera bisa ditangani," ucap Sutedjo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini