Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Jokowi: 14 Ribu Warga Mulai Tinggalkan Jabodetabek Imbas Corona

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2020 |12:37 WIB
Presiden Jokowi: 14 Ribu Warga Mulai Tinggalkan Jabodetabek Imbas Corona
Presiden Joko Widodo (foto: Istimewa)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat masyarakat di wilayah Jabodetabek sudah mulai mudik ke kampung halamannya, selama beberapa waktu terakhir. Itu dikarenakan kebijakan tanggap darurat Covid-19 atau virus corona.

Jokowi mengungkapkan, setidaknya ada 876 armada bus antarprovinsi yang membawa kurang lebih 14 ribu penumpang dari Jabodetabek ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.

“Selama delapan hari terakhir ini tercatat ada 876 armada bus antarprovinsi yang membawa kurang lebih 14 ribu penumpang dari Jabodetabek ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY,” kata Jokowi dalam rapat terbatas antisipasi mudik lebaran 2020 yang disiarkan secara daring, Senin (30/3/2020).

 mudik

Jumlah ini, kata Jokowi, belum digabungkan dengan masyarakat yang menggunakan moda transportasi lain untuk meninggalkan Jabodetabek.

“Ini belum belum dihitung arus mudik yang menggunakan transportasi lainnya, misalnya kereta api maupun kapal dan angkutan udara, serta menggunakan mobil pribadi,” ungkapnya.

Jokowi berujar, arus mudik yang lebih cepat dari biasanya ini utamanya dilakukan oleh para pekerja informal yang berada di Jabodetabek. Mereka terpaksa meninggalkan perantauan karena pendapatannya menurun atau bahkan tidak ada akibat kebijakan pembatasan sosial pandemi Covid-19 ini.

“Oleh sebab itu di tengah merebaknya pandemi Covid-19, adanya mobilitas orang yang sebsar itu sangat berisiko memperluas penyebaran covid-19,” tutupnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement