nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ratusan Penumpang Masuk Kupang Melalui Bandara El Tari, Pemkot Menanti Regulasi Lockdown

Adi Rianghepat, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 20:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 30 340 2191400 ratusan-penumpang-masuk-kupang-melalui-bandara-el-tari-pemkot-menanti-regulasi-lockdown-0s0adjROSd.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

KUPANG - Sekitar 700 sampai 800 orang setiap harinya masuk ke Kota Kupang melalui Bandara Internasional El Tari. Meskipun begitu pemerintah setempat masih belum menerapkan karantina wilayah atau lockdown.

"Kami masih menanti kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat. Karena kebijakan lockdown adalah kewenangan pemerintah pusat," kata Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man menjawab kemungkinan karantina wilayah yang dilakukan pemerintahannya.

Menurut dia, sebagai pelaksana kebijakan di daerah, Pemerintah Kota Kupang harus tetap mematuhi sejumlah regulasi termasuk kebijakan melakukan karantina wilayah. Oleh karena itu, secara kelembagaan Pemerintah Kota Kupang masih menanti arahan dan kebijakan pemerintah pusat melalui regulasinya.

Meskipun belum mengeluarkan kebijakan karantina wilayah, namun kesiagaan mengantisipasi kemungkinan penyebaran Covid-19 ke wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut tetap dilakukan.

Kesiagaan gugus tugas di pintu kedatangan Bandara El Tari dilakukan. Berkerja sama dengan pihak kesehatan pelabuhan kata Hermanus, pengawasan melalui pemeriksaan ketat dilakukan.

"Pertama-tama kita akan periksa suhu tubuh setiap penumpang yang datang. Dari situlah kita bisa memantau perjalanan virus ini melalu setiap orang yang datang," katanya.

Jika ditemukan ada penumpang yang suhu tubuhnya melampaui batas normal berada di atas 38 derajat celsius, penumpang tersebut akan dipisahkan dan akan memgawali pemeriksaan lanjutan.

"Nah kalau yang kedapatan suhu di atas batas normal yaitu melebihi 38 derajat celsius maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan gejala. Jika normal suhunya maka akan dibiarkan kembali ke daerahnya masing-masing," sambungnya.

Memang diakuinya ratusan penumpang tiap harinya itu datang melalui Bandara El Tari. Namun bukan seluruhnya warga Kota Kupang atau dengan tujuan ke Kota Kupang. "Mereka ada juga yang ke daerah lain," katanya.

Hermanus meminta warga Kota Kupang tak perlu panik. Namun kewaspadaan penting ada di setiap warga dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada. "Mencuci tangan, menjaga jarak tetap bekerja di rumah dan hindari kerumunan. Yakinlah Covid-19 akan menjauh," kata Hermanus Man.

Informasi yang dihimpun Okezone dari Bandara El Tari Kupang, setidaknya ada 700 sampai 800 orang setiap harinya masuk ke Kupang dengan sejumlah maskapai penerbangan. Sejumlah penerbangan itu berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia seperti, Jakarta, Surabaya dan Denpasar.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini