Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPAI Ungkap Sejumlah Temuan Terkait Pelajar Bantul yang Tewas Dikeroyok

Nur Khabibi , Jurnalis-Sabtu, 25 April 2026 |14:10 WIB
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan Terkait Pelajar Bantul yang Tewas Dikeroyok
Kasus pemukulan (foto: freepik)
A
A
A

JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia mengungkap sejumlah temuan terkait kasus meninggalnya pelajar di Bantul, DI Yogyakarta, berinisial IDS yang tewas usai menjadi korban pengeroyokan.

Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan pada 23 April 2026, KPAI menemukan bahwa keluarga korban belum mendapatkan bantuan hukum. KPAI pun menyatakan akan turun tangan memberikan pendampingan.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban dijemput oleh rekannya sekitar pukul 21.00 WIB dan sempat menuju warung sebelum melanjutkan perjalanan ke Lapangan Gadung Melati, Pandak.

“Korban disiksa oleh teman-temannya menggunakan paralon, tali, gunting, pentungan, hingga dilindas menggunakan sepeda motor sebanyak tiga kali dari bawah ke atas secara berulang. Terdapat luka akibat sundutan rokok dan telinga hampir terpotong. Penyiksaan berlangsung hampir lebih dari tiga jam,” kata Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, Sabtu (25/4/2026).

Setelah kejadian tersebut, IDS dibawa ke rumah sakit oleh temannya sekitar pukul 02.00 WIB untuk menjalani perawatan intensif.

“Korban sempat divisum dan dirawat di ruang ICU hingga mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 16 April,” ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement