MALANG - Pengamat Sosial dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rachmad Dwi Susilo mengatakan, ada dua faktor yang membuat masyarakat nekat mudik, di tengah merebaknya virus corona (Covid-19).
Pemerintah sudah berkali-kali menegaskan, tidak ada cara lain untuk memutus rantai virus corona, selain melakukan physical distancing atau jaga jarak, menjaga kebersihan dan sering mencuci tangan dengan sabun.
Pemerintah pun lantas telah melarang masyarakat untuk mudik, guna menghindari kemungkinan makin tersebarnya vrus corona. Namun tetap saja, masih banyak masyarakat yang keukeuh untukt tetap mudik.
Rachmad menilai, faktor pertama yang membuat mudik tetap dilakukan karena telah menjadi tradisi.
