nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Penanganan Covid-19 DIY Minta Pemkab-Pemkot Lebih Waspada

Kuntadi, Koran SI · Selasa 31 Maret 2020 21:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 31 510 2192057 tim-penanganan-covid-19-diy-minta-pemkab-pemkot-lebih-waspada-9UHUVTlkWa.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

YOGYAKARTA – Tim Penanganan Covid-19 Pemda DIY, meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kewaspadaannya dalam mengantisipasi penyebaran virus corona. Data terakhir sudah ada 24 pasien yang dinyatakan positif. Sementara yang masih dalam perawatan ada 126 pasien, dan menunggu hasil uji laboratorium.

“Semua kabupaten/kota memang juga harus meningkatkan kewaspadaan terutama untuk pelacakan kasus dan penyiapan sarana prasarana kesehatan,” jelas Juru Bicara Pemda DIY dalam penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Selasa (31/3/2020).

Sampai hari ini, terdapat 206 orang yang sudah diperiksa (swab) terkait Corona. Hasilnya ada 52 orang yang dinyatakan negatif, dan 24 orang positif. Dari pasien positif ini, 2 di antaranya sembuh dan ada 3 pasien yang meninggal dunia.

Satu kasus pasien meninggal dunia lainnya dikembalikan ke wilayah asal, yakni kasus ke-17. Sedangkan yang masih dalam proses uji lab, masih ada 129 orang dan ada 7 yang sudah meninggal dunia.

“Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, untuk mencegah penularan,” jelasnya.

Infografis COVID-19

Tambahan 6 pasien positif ini, rinciannya, untuk pasien ke 20 seorang perempuan 70 tahun warga Sleman. Kasus ke-21 laki-laki 37 tahun warga Sleman. Kasus 22, Laki-laki 35 tahun warga Bantul. Sedangkan kasus ke 24, seorang perempuan 80 tahun warga Sleman dan meninggal dunia dan sampel dalam proses uji lab. Kasus ke-25 seorang laki-laki 48 warga Kota Yogyakarta.

Tim Covid DIY juga mendapat laporan ada satu pasien PDP seorang laki-laki usia 51 warga Bantul yang juga meninggal dunia. Sampel terhadap pasien ini masih dalam pengujian dan belum keluar.

“Total kasus ada 25 namun ada satu yang ditarik ke daerah asal, sehingga ada 24 yang positif,” jelasnya.

Berty memastikan, semua kasus yang terjadi di DIY semuanya merupakan kasus import. Dinas tidak menemukan adanya local transmisiion. Semuanya memiliki riwayat melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Kita juga ada satu pasien yang dirawat di RS Sardjito yang sudah dinyatakan sembuh. Pasien merupakan perempuan 30 asal Sleman yang merupakan kasus ke-5,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini