Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkumham: Belum Ada Warga Binaan Terpapar Virus Corona

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 01 April 2020 |14:24 WIB
Menkumham: Belum Ada Warga Binaan Terpapar Virus Corona
Menkumham Yasonna Laoly (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan sampai saat ini belum ada warga binaan di dalam Lapas atau Rutan yang terindikasi terpapar virus corona atau Covid-19.

"Sampai sekarang belum ada yang terpapar. Karena pintu masuk sudah kami tahan. Tapi kami tidak akan biarkan begitu saja, kami secara bertahap bekerjasama dengan instansi lain," kata Yasonna dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

infografis seputar corona 

Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa, sejak mewabahnya corona, pihaknya langsung melakukan langkah pencegahan. Di antaranya adalah, penyemprotan disinfektan di seluruh Lapas Indonesia dan juga menutup pembatasan kunjungan tahanan.

"Dan protokol ketat tiap petugas yg masuk harus mengikuti protokol pencegahan covid-19, yaitu pintu masuk harus melalui dispray seluruh tubuh dan wajib memakai masker dan APD seperti sarung tangan, wajib cuci tangan. Kami juga rutin mengeluarkan warga binaan untuk berjemur secara bertahap," papar Yasonna.

Baca Juga: Jokowi Pastikan RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang Beroperasi Senin Pekan Depan

Yasonna mengakui, wabah corona sangat rentan dan berbahaya apabila sampai menyebar di Lapas. Mengingat, ruang tahanan Indonesia rerata mengalami kelebihan kapasitas.

"Kami menydari betul bhw lapas yg overkapasitas kami sadari dampaknya jika ada yang sampai terpapar di Lapas. Maka pertama yang kami lakukan adalah disinfektansi terhadap semua lapas-rutan di Indonesia. Juga pembatasan secara ketat tidak dilakukan bertamu kecual vicon (video conference)," tutup Yasonna.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement