Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluh Kesah Pedagang Gado-Gado Sepi Pembeli di Tengah Pandemi Corona

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Jum'at, 03 April 2020 |13:17 WIB
Keluh Kesah Pedagang Gado-Gado Sepi Pembeli di Tengah Pandemi Corona
Rahman, pedagang gado-gado. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)
A
A
A

JAKARTA - Virus corona (Covid-19) di Indonesia berdampak pada pekerja harian, salah satunya pedagang makanan. Omzet mereka pun turun, bahkan tak jarang merugi.

Hal itulah yang dialami oleh Rahman, pedagang gado-gado di Jalan Kavlink Keuangan, Kedaung, Tangerang Selatan.

Rahman sudah berjualan gado-gado sejak 1994. Selama 26 tahun berjualan, dia mengaku tak pernah mengalami penurunan omzet dagangan secara drastis seperti saat ini.

Sebelum virus corona muncul, hampir setiap hari dagangannya ludes diburu masyarakat sekitar tempat dia berjualan.

“Sekarang mah omzet saya turun banget. Jadi yang beli sepi dan kadang habis, kadang enggak,” kata Rahman saat berbincang dengan Okezone, Jumat (3/4/2020).

Penurunan omzet dagangan karena masyarakat yang enggan keluar rumah, sebagai upaya menjalankan physical distancing guna memutus rantai corona.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement