Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prosedur Ketat, Makam Khusus Covid-19 Dipastikan Tidak Sebar Virus

Taufik Budi , Jurnalis-Selasa, 07 April 2020 |16:21 WIB
Prosedur Ketat, Makam Khusus Covid-19 Dipastikan Tidak Sebar Virus
Proses pemakaman jenazah pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)
A
A
A

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman korban bencana, termasuk corona virus disease atau covid-19. Masyarakat pun tak perlu khawatir karena proses pemakaman menggunakan protokol ketat sehingga diyakini tidak akan menyebarkan virus corona.

"Korban dari covid-19 yang meninggal ini pasti kalau dimakamkan sudah sesuai SOP. Disterilkan, dibungkus plastik, dan seterusnya sehingga tidak perlu ada kekhawatiran bahwa makam itu akan menyebarkan virus corona," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Senin 6 April 2020.

Dia menjelaskan, area makam khusus itu berada di kawasan Mijen. Hingga kini ada 2 jenazah pasien covid-19 yang dimakamkan di lokasi tersebut.

"Ada 2 orang yang sudah dimakamkan di situ, dan mudah-mudahan kita belajar dari daerah-daerah lain, seluruh warga Kota Semarang ini," tutur dia.

Pria yang akrab disapa Hendi itu meminta masyarakat tidak mempermasalahkan pemakaman korban covid-19. Selain dijamin aman dari persebaran virus corona, mesti ditumbuhkan juga rasa empati kepada korban dan seluruh keluarganya.

"Jadi sebagai sesama saudara, baik saudara sebangsa, saudara seagama terutama Muslim, tidak ada lagi relevansinya Panjenengan (Anda) menolak tempat pemakaman ini," lugasnya.

"Kita berharap semuanya berjalan sesuai asas perikemanusiaan dan rasa empati kita kepada orang yang sedang terkena musibah," tandasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement