Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Stok Darah PMI Jatim Turun Selama Corona, Aksi Donor Digelar

Syaiful Islam , Jurnalis-Selasa, 07 April 2020 |16:36 WIB
Stok Darah PMI Jatim Turun Selama Corona, Aksi Donor Digelar
Donor darah PMI. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

SURABAYA – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan aksi donor darah di Gedung Grahadi, Kota Surabaya. Mereka yang melakukan donor darah seperti Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak.

Aksi donor darah ini dilakukan untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) yang mengalami penurunan stok darah selama masa pandemi virus corona. Sebab, jumlah pendonor darah menurun 50 sampai 60 persen.

Khofifah menjelaskan, pihaknya menyiagakan mobil PMI di Gedung Grahadi mulai 6 sampai 21 April. Langkah ini merupakan hasil dari silaturahmi pihaknya dengan PMI Jawa Timur pada Sabtu 4 April.

"Ternyata mereka mengalami penurunan jumlah pendonor darah 50 hingga 60 persen selama pandemi covid-19 ini," ungkapnya, Senin 6 April 2020.

Kemudian Pemprov Jatim juga melakukan langkah kepedulian untuk membantu kekurangan stok darah PMI. Pasalnya, banyak daerah turut kesulitan mendapatkan pasokan darah karena jumlahnya menurun drastis.

Ia mengungkapkan, masyarakat yang biasa rutin donor darah saat ini banyak yang tidak melakukannya. Hal itu lantaran ada imbauan pemerintah untuk tinggal di dalam rumah. Layanan "jemput bola" bagi para pendonor darah pun kian dimasifkan.

"Kepedulian donor darah di Jawa Timur ini bukan hanya di kalangan ASN, melainkan juga di kalangan TNI dan Polri di Jawa Timur. Setiap harinya TNI AU, AD, dan AL sukarela mendonorkan 100 kantong darah," paparnya.

Menurut Khofifah, untuk menghadapi bencana non-alam virus corona ini dibutuhkan gotong royong dan kepedulian dalam banyak hal, salah satunya darah. Kebutuhan darah PMI pun diperlukan untuk bisa menyuplai rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya.

"Kami berharap masyarakat bisa tergerak dan membantu sesama dengan cara yang mereka bisa. Kita ada anggaran Rp1 miliar hasil refocusing kegiatan dan realokasi anggaran yang akan support untuk PMI agar sinergi layanan PMI saat pandemi covid-19 makin meningkat," tandasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement