Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah COVID-19, Kementan Pastikan Beras Wilayah Banten Aman

Wilda Fajriah , Jurnalis-Rabu, 08 April 2020 |12:27 WIB
Cegah COVID-19, Kementan Pastikan Beras Wilayah Banten Aman
Foto: BPPSDM
A
A
A

BANTEN - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan, ”Di tengah serangan virus Corona (COVID-19) pertanian menjadi sumber kekuatan dan penyelamat bangsa."

"Karena itu, pertanian tidak pernah berhenti," Tegas Kepala Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi kepada lebih dari 28 partisipan on cloud meeting pemerintah daerah provinsi banten dan BPPSDMP Kementan.

Rapat Koordinasi on cloud meeting menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) keseharian di Kementan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Penyuluhan, pelatihan dan Pendidikan pertanian diadakan melalui penggunaan teknologi komunikasi real time yang terhubung dalam sistem pemantauan Agricultural War Room secara nasional.

Sementara itu, Agus Tauchid, Kepala dinas pertanian Provinsi Banten melaporkan beras untuk wilayah banten surplus sehingga keterseidaan aman hingga Agustus bahkan Oktober 2020. Salah satu kabupaten yang surplus adalah Pandeglang yang siap mensuplai kabupaten yang lain di wilayah banten.

Terkait dengan kondisi saat ini pandemic COVID-19 Prof. Dedi Nursyamsi mengingatkan bahwa pelaku pertanian petani penyuluh dan seluruh insna pertanian harus menjaga kesehatan, melakukan protokol pencegahan COVID-19 menjaga jarak 2 meter, menggunakan masker, tidak menyentuh muka baik mulut, hidung atau mata dan harus sering mecuci tangan dengan sabun.

Kesehatan insan pertanian menjadi perhatian utama, karena Petani, penyuluh pertanian dan insan pertanian lainnya adalah garda terdepan yang menjaga pangan untuk rakyat di tengah pandemi COVID-19. Pangan menjadi faktor utama menjaga kesehatan tubuh rakyat dalam melawan virus Corona.

“Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa,” Ujar Prof. Dedi. Saat ini pejuang melawan COVID-19 bukan hanya dokter, perawat dan tenaga medis tapi juga seluruh insan pertanian yang bahu membahu menyediakan pangan bagi seluruh masyarkat. Pertanian tidak boleh berhenti apapun yang terjadi. (CM)

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement