Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rayakan Paskah di Tengah Lockdown, Selandia Baru Izinkan Peri Gigi Tetap Bekerja

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 08 April 2020 |10:35 WIB
Rayakan Paskah di Tengah <i>Lockdown</i>, Selandia Baru Izinkan Peri Gigi Tetap Bekerja
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: Reuters)
A
A
A

WELLINGTON – Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan bahwa Peri Gigi dan Kelinci Paskah adalah “pekerja esensial” dan mengizinkan mereka melakukan tugasnya meski ada peraturan penguncian (lockdown) nasional karena pandemi virus corona (COVID-19).

Hal itu disampaikan Ardern menjelang perayaan paskah, yang jatuh pada 12 April, di saat banyak negara dilanda pandemi global virus corona. 

Berbicara pada konferensi pers di Wellington pada Senin (6/4/2020) Ardern mengatakan bahwa meskipun dua sosok itu akan bebas melakukan tugas mereka, ia memperingatkan mereka akan sangat sibuk dan mungkin tidak dapat mendatangi setiap keluarga.

Ia mendorong keluarga-keluarga untuk membantu semua anak dengan menggambar sebuah telur Paskah, menempatkannya di jendela untuk “ditemukan” anak-anak lain sewaktu mereka sedang berolahraga sehari-hari, demikian diwartakan VOA

Selandia Baru telah mengikuti tren internasional, meletakkan boneka beruang di jendela untuk dilihat anak-anak sewaktu mereka sedang berjalan-jalan. Ardern menganjurkan agar keluarga-keluarga untuk meletakkan gambar telur Paskah di sebelah boneka beruang.

Negara di kawasan Pasifik Selatan ini masih menjalani lockdown dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona, menutup sebagian besar bisnis dan membatasi aktivitas di luar rumah untuk olahraga sehari-hari dan melakukan tugas penting saja.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement