nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekuador Perintahkan Tahanan Buat Peti Mati Kayu, Atasi Kelangkaan karena Wabah COVID-19

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 10 April 2020 13:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 10 18 2197200 ekuador-perintahkan-tahanan-buat-peti-mati-kayu-atasi-kelangkaan-karena-wabah-covid-19-BplbPcJRKs.jpg ilustrasi. (Foto: Reuters)

QUITO - Ratusan tahanan di Ekuador akan mulai membuat peti mati untuk membantu menutupi kekurangan di Guayaquil, kota terbesar negara itu dan pusat dari salah satu wabah virus corona (COVID-19) terburuk di Amerika Latin. 

Para tahanan di Ambato, sebuah kota di selatan Ibu Kota Quito, akan menggunakan kayu yang disita oleh otoritas lingkungan sebagai bagian dari upaya anti-deforestasi untuk membuat peti mati. Peti mati buatan mereka direncanakan mulai dikirim pekan depan ke Provinsi Guayas, yang memiliki 68% dari total kasus virus corona Ekuador, dan tempat Kota Guayaquil terletak.

"Kementerian Lingkungan Hidup menyumbangkan kayu sitaan, yang akan digunakan untuk tujuan lain untuk tujuan mulia: Berikan peti mati kayu kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai," kata Menteri Lingkungan Hidup Juan DeHowitt dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Jumat (10/4/2020).

Ekuador mengonfirmasi 4.965 kasus virus corona, dengan 272 korban meninggal, sementara 284 orang lainnya yang telah meninggal diduga tertular penyakit ini.

Wabah Covid-19 telah menyebabkan kurangnya pasokan peti mati kayu di Guayaquil, memaksa beberapa keluarga menguburkan kerabat mereka dalam kotak kardus yang disumbangkan ke pemakaman oleh perusahaan swasta. Beberapa keluarga telah melaporkan lonjakan biaya untuk peti mati dan layanan pemakaman di kota itu.

Presiden Lenin Moreno telah memperingatkan bahwa jumlah kematian akibat virus corona di Provinsi Guayas dapat meningkat hingga 3.500.

Pihak berwenang telah membangun pemakaman umum darurat, dan Menteri Dalam Negeri Maria Paula Romo pada Kamis mengatakan bahwa pemerintah akan mulai mengatur harga layanan pemakaman.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini