nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kaltim Dapat Bantuan 6.000 APD dan 4.000 Masker dari Pemerintah Pusat

Amir Sarifudin , Okezone · Sabtu 11 April 2020 03:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 11 340 2197430 kaltim-dapat-bantuan-6-000-apd-dan-4-000-masker-dari-pemerintah-pusat-41uPHzYIKx.jpg Alat pelindung diri (APD). (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

BALIKPAPAN – Provinsi Kalimantan Timur kembali mendapat bantuan 6.000 alat pelindung diri (APD) dan 4.000 masker. Bantuan dikirim menggunakan pesawat hercules yang mendarat di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan pada Jumat 10 April 2020.

Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Eddy Iskandar mengatakan bantuan tahap ketiga dari pemerintah pusat ini akan didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Kaltim.

"Kita terima 120 koli (6.000) APD dan 2 koli (4.000) masker. Mudah-mudahan semua rumah sakit terisi lagi APD-nya," ujarnya.

Ia menerangkan, bila pasien positif maupun pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit tidak banyak, maka APD dan masker yang tersedia saat ini bisa mencukupi hingga 10 hari ke depan, sehingga tergantung jumlah pasien yang ada.

"Jadi tergantung pasiennya, jadi mungkin yang tidak tidak banyak melayani itu mungkin 10 hari. Nanti ada tahapan selanjutnya lagi, nanti dari satgas akan meminta lagi," katanya.

Sementara khusus di Kota Balikpapan, APD dan masker rencananya didistribusikan ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Kanujoso Djatiwibowo sebanyak 20 koli APD yang terdiri dari 1.000 baju coverall gown dan 2 koli masker.

Kemudian ke RS Beriman 2 koli APD atau 100 baju coverall gown dan RS Tentara 2 koli atau 100 baju coverall gown. Termasuk Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mendapat 6 koli atau 300 baju coverall gown.

Ia mengatakan Kaltim juga akan mendapat alat polymerase chain reaction (PCR) atau swab test bagi pasien PDP yang selama ini sampelnya dikirim ke Balai Besar Litbang Kesehatan Surabaya.

"Nantinya di-droping ke RS Abdul Wahab Syahrani Samarinda. Rencananya PCR tersebut tiba pekan ini juga. Satu provinsi satu PCR. Kita masih menunggu, kemungkinan minggu ini. barangnya sudah sampai Jakarta katanya," ungkap dia.

"Keberadaan PCR akan lebih cepat untuk mengetahui hasil test positif atau negatif, karena tidak perlu lagi dikirim ke Jakarta maupun Surabaya," tukasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini