Pemerintah RI Berusaha Pulangkan 717 Anggota Jamaah Tabligh dari India

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 17 April 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 17 18 2200927 pemerintah-ri-berusaha-pulangkan-717-anggota-jamaah-tabligh-dari-india-Ewoa7ywJ6A.jpeg Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (Foto: Dok. Kemlu RI)

JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia terus berusaha memberikan perlindungan bagi warga negara Indonesia (WNI) anggota Jamaah Tabligh (JT) yang saat ini berada di India, di tengah penguncian yang diterapkan di negara itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Pemerintah terus berusaha memberikan perlindungan yang terbaik termasuk rencana memulangkan WNI JT,” kata Menlu Retno dalam pengarahan pers pada Jumat (17/4/2020).

Menurut data Kementerian Luar Negeri saat ini terdapat 717 WNI JT yang berada di India. Dari jumlah itu, 75 di antaranya positif terinfeksi virus corona, dan 13 telah dinyatakan sembuh. Banyak dari mereka tengah menjalani karantina dan sebagian sedang menjalani proses hukum sehingga tidak dapat dipulangkan ke Tanah Air.

“Rencana evakuasi telah ada. Namun rencana ini harus ditunda karena semua JT yang berada di India saat ini sedang dalam masa karantina. Selain itu sebagian lain sedang dalam proses hukum, “ jelasnya.

“Proses karantina dan hukum ini tidak hanya berlaku bagi JT dari Indonesia namun dari seluruh negara

“Situasi menjadi sangat kompleks karena adanya tuduhan pelanggaran hukum terkait visa, ketentuan epidemik dan penanganan bencana.”

Hingga saat ini Duta Besar RI di New Delhi terus menjalin komunikasi dengan wakil dari JT, dan Pemerintah RI akan terus memberikan pendampingan hukum dan kekonsuleran agar seluruh hak-hak mereka terpenuhi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini