Kematian Perempuan Irak Picu Kebakaran di Kamp Migran Yunani

Agregasi VOA, · Senin 20 April 2020 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 20 18 2201926 kematian-perempuan-irak-picu-kebakaran-di-kamp-migran-yunani-qNyTyASmM4.jpg Ilustrasi.

ATHENA – Kematian seorang perempuan Irak di salah satu kamp migran di Yunani telah memicu kebakaran yang menyebabkan kerusakan luas dan banyak migran kehilangan tempat tinggal mereka. Hal itu disampaikan pejabat Yunani pada Minggu (19/4/2020).

Perempuan itu dilaporkan meninggal setelah menderita demam, memunculkan isu bahwa dia menjadi korban penyakit Covid-19 yang disebabkan virus corona. Dia telah dirawat di rumah sakit dan menjalani tes darah yang menunjukkan hasil negatif virus corona.

Sekretaris Kementerian Imigrasi Manos Logothetis mengatakan kepada AFP bahwa kebakaran yang terjadi di kamp Vial di Pulau Chios pada Sabtu (18/4/2020) menghancurkan fasilitas layanan suaka Eropa, kantin kamp, tenda penyimpan barang, dan banyak kontainer yang digunakan untuk penampungan.

"Sebagian besar layanan administrasi kamp hancur," kata Logothetis sebagaimana dilansir VOA. Dia menambahkan bahwa tidak ada laporan korban luka.

Juru bicara badan pengungsi PBB di Athena, Boris Cheshirkov, mengatakan kerusakan masih ditinjau tetapi banyak penghuni kamp kemungkinan kehilangan tempat tinggal.

"Pihak berwenang masih menaksir kerusakan tetapi beberapa ratus orang kemungkinan terimbas karena tempat penampungan mereka terbakar. Kami telah menyumbang tenda kepada pihak berwenang yang bisa segera digunakan dan akan membantu mengganti tenda-tenda penyimpan barang," katanya kepada AFP.

Anissa, seorang pencari suaka berusia 22 tahun dari Somalia mengatakan api "membakar dua tenda besar dan setiap tenda menampung lebih dari 20 keluarga.

Euronews melaporkan, tiga pencari suaka telah ditahan setelah kekerasan pecah pada Sabtu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini