Kerja keras di tengah pandemi Covid-19 di seluruh dunia tidaklah mudah. Mengingat, kata Yurianto, seluruh negara juga mengajar alat yang sama seperti Indonesia.

"Sementara dihadapkan kapasitas produksi yang terbatas. Pemeriksaan butuhkan reagen alat tertentu sampai saat ini harus didatangkan dari negara lain. Kita maklumi situasi pandemi seperti sekarang ini maka negara dunia membutuhkan reagen ini," ujar Yurianto.
Gugus tugas beruntung. Menurut Yurianto, kerja keras itu membuahkan hasil. Pada 16 April 2020, Gugus Tugas mendapatkan 10 ribu reagan. Pada 19 April 2020 meraih 50 ribu. Kemudian, 21 April 2020 mendapatkan 12.300 reagen dan hari ini Indonesia akan kedatangan 15 ribu alat yang didapatkan dari Korea Selatan (Korsel).
"Kami bersyukur kerja keras gugus tugas dapatkan hasil bertahap dan berkelanjutan dapatkan reagen. Hari ini, akan kami dapatkan 15 ribu tes saat ini penerbangan dari Korsel ke Jakarta, kami harap malam ini tiba dan 24 April, 400 ribu tes kita terima," tutur Yurianto.