“Masih beroperasi dengan pengetatan prosedur keberangkatan dan kedatangan karena tidak ada perintah untuk menutup operasional dari Kemenhub (Kementerian Perhubungan),” ucap Handi.
Handi menerangkan bila setiap perusahaan otobus kini hanya mengoperasikan 40 persen dari jadwal regulernya karena sepinya penumpang.
Baca Juga : Mudik Dilarang Setelah Nyaris 1 Juta Orang Pulang Kampung
“Tidak ada penambahan bus angkutan Lebaran. Masing – masing PO bus rata-rata memberangkatan 40 persen dari armada regulernya karena sepi penumpang,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.