Jalani Rapid Test, 18 Peserta Ijtima di Gowa Dinyatakan Positif Corona

krjogja.com, · Sabtu 25 April 2020 15:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 25 512 2204799 jalani-rapid-test-18-peserta-ijtima-di-gowa-dinyatakan-positif-corona-7hJ0tRlqf1.jpg ilustrasi

KEBUMEN – Sebanyak 58 warga Kebumen yang mengikuti acara Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia di Gowa keberadaannya berhasil ditemukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sebanyak 18 dari 58 orang tersebut dinyatakan positif corona usai menjalani rapd test.

Pelacakan dilakukan setelah 2 orang yang mengikuti acara tersebut, positif Covid-19 berdasar hasil pemeriksaan spesimen yang dilakukan laboratorium virologi BBTKLPP Yogyakarta.

“Begitu diketahui 2 warga Kebumen yang mengikuti acara di Gowa positif Covid-19, langsung dilakukan pelacakan riwayat perjalanan pasien. Tidak mudah menemukan semua warga Kebumen yang ikut dalam acara di Gowa meski ada data by name and by address. Apalagi jumlahnya ada 58 orang,” ujar anggota Bidang Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen, Kusbiyantoro, Jumat 24 April 2020.

Kerja keras gugus tugas yang melibatkan berbagai pihak, lanjut Kusbiyantoro, semua warga Kebumen yang ikut dalam acara di Gowa akhirnya bisa ditemui. Bahkan sudah dilakukan rapid test atau tes cepat pada yang bersangkutan serta keluarganya.

“Ada 18 orang yang ikut dalam acara di Gowa, hasil rapid test atau tes cepatnya positif. Rapid test juga dilakukan pada keluarganya, namun hasilnya negatif,” ungkap Kusbiyantoro yang menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen.

Ke-18 orang yang hasil rapid test-nya positif, dikatakan secara medis tidak menunjukkan gejala dan tanda-tanda klinis, atau tergolong orang tanpa gejala (OTG). Mereka karantina mandiri dengan dipantau secara ketat.

Baca Juga : Tidak Ada Perjalanan KA Jarak Jauh dari Yogyakarta

Karena kontak erat dengan kasus positif Covid-19 dan berisiko menularkan corona, mereka akan dibawa ke rumah sakit darurat Covid-19 yang ada Unit Pengobatan Penyakit Paru (UP3) Kebumen.

“Direncanakan Sabtu (25/04/2020) mereka masuk rumah sakit darurat sambil menunggu hasil pemeriksaan swab-nya. Jika positif Covid-19, langsung dikirim ke rumah sakit rujukan. Sedangkan yang hasilnya negatif Covid-19, menjalani karantina,” terang Kusbiyantoro.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini