ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menetapkan untuk memperpanjang prosedur lockdown hingga 1 Mei.
Turki pada awal April mulai melakukan lockdown di 31 kota, sebagai bagian untuk mengekang penyebaran virus corona.
Warga yang berusia 65 tahun ke atas atau mereka yang memiliki kondisi medis kronis harus tinggal di rumah.
Pemerintah juga memberlakukan jam malam parsial bagi mereka yang berusia di bawah 20 tahun.
"Dengan mengatasi COVID-19, Turki diharapkan bisa merayakan Idul Fitri,” kata Erdogan mengutip Al Jazeera, Selasa (28/4/2020).