Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Perawat Terbakar Semangatnya Jadi Relawan Covid-19

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |14:01 WIB
Cerita Perawat Terbakar Semangatnya Jadi Relawan Covid-19
Steven Stallone August (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Perawat bernama Steven Stallone August, menceritakan soal panggilan hatinya yang memutuskan ingin bergabung sebagai relawan medis untuk menangani pasien Covid-19 atau virus corona.

Perawat asal Surabaya, Jawa Timur itu menyatakan, awalnya merasa takut untuk maju sebagai relawan medis. Tetapi, setelah berpikir ini adalah waktunya untuk mendapatkan pengalaman menangani virus dunia. Akhirnya, ia putuskan untuk bergabung sebagai relawan. 

"Awalnya takut, tapi saya sebagai perawat mengatakan, kapan saya bisa turun menangani wabah internasional? Mungkin sampai tua pun saya enggak bisa punya pengalaman. Jadi apa salahnya?," kata Steven dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Setelah memiliki keputusan yang mantap, akhirnya ia mendaftarkan diri sebagai relawan dan meminta restu kepada orangtua dan keluarganya. "Saya daftar dan seleksi berkas, dan paling penting izin orangtua," ujar Steven.

Baca Juga: Gugus Tugas Seleksi Relawan Medis Penanganan Pasien Covid-19

ilustrasi corona foto: Okezone 

Usai terdaftar, Steven pergi ke Jakarta, menjalani serangkaian persiapan fisik dan medis, hingga rapid test sampai akhirnya kini diberi amanah di bagian HCU atau high care unit untuk penanganan dan perhatian pada pasien lebih dan sangat khusus.

"Tugas saya monitor tanda-tanda vitalnya pasien, keluhan-keluhannya dia, penyakitnya dia, pemeriksaan swab dan segala macamnya," ucap Steven.

Di sisi lain, ia menyatakan diperhatikan oleh negara dan diberi penghidupan layak. Mulai dari tempat tinggal dan asupan gizi setiap harinya.

"Kebutuhan seharai-hari. Kami sangat-sangat di support juga dengan baik oleh pemerintah, baik makan dan minum," tutur Steven.

Baca Juga: KPK Petakan Titik Rawan Korupsi saat Pandemi Covid-19 

Selain itu, Steven juga merasa bersyukur dengan ruang kamar yang terbilang lebih dari cukup. Meski, ditinggali oleh dua orang, namun kondisinya kamar menurut sangat luar biasa nyaman.

"Kamarnya lumayan gede, wow. Ada beberapa fasilias lain yang bisa kami nikmati, contohnya fasilitas karaoke, bisa main tenis meja, main badminton," papar Steven.

 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement