50.563 Buruh di Jawa Tengah Hilang Pekerjaan Akibat Corona

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 512 2207791 50-563-buruh-di-jawa-tengah-hilang-pekerjaan-akibat-corona-vmj8bCw5uI.jpg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyapa warga (Okezone.com/Taufik Budi)

SEMARANG - Peringatan Hari Buruh atau May Day kali ini menyisakan catatan buruk, karena banyak yang kehilangan pekerjaan. Pandemi Covid-19 melumpuhkan sendi perekonomian yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi para buruh.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, total buruh korban PHK dan dirumahkan akibat Covid-19 per 29 April 2020 di wilayahnya mencapai 50.563 orang. Nantinya, mereka dijanjikan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

 Baca juga: Corona Menyerang, Pengangguran Bertaburan

"Momentum May Day ini kita gunakan untuk saling membantu. Daripada buruh pada demo, mengumpulkan masa itu kan berbahaya," kata Ganjar, Jumat (1/5/2020).

 korona

Dia mengaku sengaja membagikan paket sembako dalam perayaan May Day tahun ini untuk meringankan beban para buruh. Setelah kehilangan pekerjaan, buruh makin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

"Maka kami meminta buruh tidak usah aksi demo di peringatan May Day ini, biarkan kami yang demo dengan membagi-bagikan bantuan kepada mereka," ucapnya.

Sebanyak 2.164 paket sembako dibagikan Ganjar kepada para buruh yang ada di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali. Dia pun berkeliling ke sejumlah tempat untuk membagikan sembako kepada buruh.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini