Warga Tegal di Jabodetabek Sepakat Tak Akan Mudik

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 01 Mei 2020 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 01 512 2207878 warga-tegal-di-jabodetabek-sepakat-tak-akan-mudik-VLH5X0JaRg.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

TEGAL - Ribuan warga Tegal, Jawa Tengah, yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi sepakat untuk tak mudik ke kampung halaman.

Deklarasi itu disampaikan melalui Ikatan Keluarga Besar Tegal (IKBT-BA) se-Jabodetabek dan Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 1 Tegal (IKASMA) yang juga mengajak warga Tegal di Jabodetabek untuk tak mudik.

Ketua IKBT-BA, Dr. Tafakurrozak menjelaskan, alasan warga Tegal tak akan mudik adalah untuk menyelamatkan keluarga di kampung halaman.

Ia juga menyampaikan, ada hadits Rasulullah SAW yang mengatakan jika ada wabah jangan keluar dari daerah wabah atau menuju kawasan yang terkena wabah.

“Jadi selain mengikuti sunah Nabi, kita juga mematuhi anjuran pemerintah sebagai ulil amri, pastinya Pemerintah sudah memikirkan keputusan yang berat ini dengan berbagai pertimbangan untuk kebaikan kita semua,” ujar pria yang akrab disapa Rozak.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedermawanan paguyuban Tegal di Jakarta. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat Tegal di jakarta yang tak mudik karena Pandemi Covid-19.

“Situasi ini tidak mudah, saya menyampaikan terima kasih kepada warga Tegal yang sudah membantu pemerintah dengan tidak pulang kampung atau mudik. Sikap Panjenengan merupakan kontribusi yang sangat heroik. Selalu ada tangan Tuhan yang menolong melalui IKBT BA kebaikan itu datang,” ujar Ganjar Pranowo.

IKBT BA dan IKASMA sedianya memberikan bantuan ribuan paket sembako kepada warga Tegal di Jabodetabek dan di kampung halaman di Tegal.

Pemberian paket sembako ini untuk menolong warga Tegal di Jabodetabek yang terdampak virus Corona Covid-19, khususnya para pekerja sektor informal yang banyak tersebar di penjuru Jakarta dan sekitarnya.

“Kami ingin meringankan beban warga Tegal di Jakarta dan sekitarnya, apalagi mereka terpaksa tidak pulang karena mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” ujar Dr. Tafakurrozak.

“Bentuk bantuan dari warga Tegal di Jakarta berupa dana dan natura. Kami berhasil mengumpulkan Rp 100 juta lebih, juga dalam bentuk natura seperti APD yang akan disumbangkan kepada rumah sakit di Jakarta dan Tegal, juga handsanitizer dan 2000 masker,” ujar Ir Rachmat Sarkum, Ketua Bidang Sosial dan Kebencanaan IKBT BA.

Menurut Rachmat, selain paket sembako berupa 5 kg berat, minyak sayur, mie instan, dan gula pasir, IKBT bekerja sama dengan mitra BUMN seperti Indonesia Power akan menyediakan ribuan nasi bungkus bekerjasama dengan warung Tegal (Warteg) di Jakarta yang menjadi binaan IKBT.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini