BENGKULU – Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu masih menunggu hasil 88 sampel swab test tenggorokan yang telah dikirim ke tiga laboratorium di Palembang, Sumatera Selatan; Padang, Sumatera Barat; dan DKI Jakarta.
Ketiga laboratorium itu masing-masing milik Universitas Negeri Andalas Padang, Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Palembang, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes di Jakarta.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan mengatakan sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 183 sampel swab. Sebanyak 12 di antaranya dinyatakan positif dan 88 masih proses pemeriksaan.
Ia menerangkan, tes cepat covid-19 atau rapid test hingga hari ini sudah dilakukan kepada 3.492 orang. Sebanyak 3.449 di antaranya dinyatakan nonreaktif dan 43 lainnya dinyatakan reaktif covid-19.
"Hari ini belum ada sampel swab yang keluar. Sampel proses pemeriksaan ada 88 swab," jelas Jaduliwan dalam keterangannya, Senin (4/5/2020).

Sementara kasus orang dalam pemantauan (ODP), lanjut dia, secara keseluruhan 678 orang, 586 orang selesai pemantauan, 92 orang proses pemantauan, dan 4 orang penambahan kasus pada hari ini.
Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), sambung Jaduliwan, ada 28 orang, 11 dinyatakan sehat, 2 menjadi konfirmasi, 3 proses pengawasan, dan 12 PDP meninggal dunia.
"Tambahan kasus ODP hari ini 4. Dari Kota Bengkulu 1 orang, Kabupaten Kaur 1 orang, Kepahiang 1 orang, dan Mukomuko 1 orang," paparnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.