Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Laboratorium Universitas Swadaya Gunung Jati Siap Lakukan Tes PCR Covid-19

Fathnur Rohman , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2020 |16:24 WIB
Laboratorium Universitas Swadaya Gunung Jati Siap Lakukan Tes PCR Covid-19
Lab Unswagati Cirebon siap lakukan tes PCR Covid-19 (Foto : Okezone.com/Fathnur)
A
A
A

CIREBON - Guna mempercepat penanganan virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon (FK UGJ), menyiapkan laboratorium khusus untuk melakukan pengetesan polymerase chain reaction (PCR) terkait Covid-19.

Rencanannya, laboratorium ini akan dijadikan sebagai Center Diagnosis Covid-19 di wilayah Cirebon. Laboratorium ini sendiri memiliki dua alat PCR yang mampu memeriksa 100 hingga 150 sampel swab perharinya, dengan target maksimal mencapai 216 sampel swab yang diperiksa.

Selain itu, di laboratorium FK UGJ Cirebon juga terdapat tiga orang expert bio molekuler, dua orang laboran, lima analis laboran dari Labkesda Kabupaten Cirebon, dan lainnya yang siap mendukung kinerja laboratorium itu untuk memeriksa sampel swab.

"Insya Allah peralatan kami cukup untuk melaksanakan pemeriksaan Covid-19 dengan PCR. Kebetulan salah satu syarat laboratorium untuk center diagnosis Covid-19 adalah penanggung jawabnya harus spesialis mikrobiologi klinik atau patologi klinik. Di kita penanggung jawabnya seorang mikrobiologi klinik," ujar Dekan FK UGJ Cirebon, dr Catur Setiya Sulistiyana saat jumpa pers, Senin (4/5/2020).

Sebelumnya, kata Catur, sejak tiga minggu yang lalu laboratorium itu sudah diupgrade baik dari segi fasilitas maupun peralatannya. Bahkan laboratorium FK UGJ Cirebon ini sudah berstandar Bio Safety Level (BL)-2.

Catur memastikan, hal-hal penunjang dalam proses pengetesan sampel swab menggunakan alat PCR sudah dipersiapkan. Semisal untuk kebutuhan alat reagen. Ia menyebut, Pemkab Cirebon sudah memesan sebanyak 5000 reagen dan 1000 di antaranya sudah datang. Ia menilai jumlah itu dapat memenuhi kebutuhan reagen untuk test PCR.

"Pemkab Cirebon sudah memesan 5000 reagen untuk alat PCR kami. Allhamdulillah 1000 reagen sudah datang. Insya Allah untuk kebutuhan reagen cukup," ungkap Catur.

Baca Juga : Ganjar Pranowo Siapkan PSBB untuk Semarang Raya

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Tim Labkesda Provinsi Jawa Barat sudah melakukan peninjauan dan pengecekan terhadap kesiapan laboratorium milik FK UGJ Cirebon tersebut. Mengingat, laboratorium itu direncanakan akan dijadikan sebagai Center Diagnosis Covid-19 di wilayah Cirebon.

Menurut Wakil Subdivisi Manajaemen Lab Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, dr Lia Faridah, bila dilihat dari fasilitas, SDM, serta faktor-faktor penunjang lainnya maka laboratorium itu sudah cukup bagus.

Laboratorium tersebut 70 persen sudah siap melakukan pemeriksaan sampel swab menggunakan alat PCR. Namun, pemeriksaan tersebut hanya diperuntukan bagi pasien di rumah sakit. Kendati begitu, ia menyarankan agar laboratorium milik FK UGJ Cirebon ini bisa ditambah kapasitasnya.

Lia melanjutkan, untuk finalisasi hasil pemeriksaan swab menggunakan alat PCR di laboratorium itu mesti dilaporkan dan diverifikasi terlebih dahulu ke Labkesda Provinsi Jawa Barat. Sebab, dalam pelaporan hasil pemeriksaan swab harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

"Sejauh ini kalau dilihat dari segi infrastruktur, SDM, dan lainnya sudah bagus. Tapi kalau bisa ditambah kapasitasnya. Kalau mau periksa pasien di rumah sakit sudah bisa. Tapi tetap dalam supervisi kami," jelas Lia.

Dirinya menyampaikan, tidak semua laboratorium bisa melakukan pemeriksaan sampel swab menggunakan alat PCR. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Utamanya kesiapan fasilitas dan sistem di laboratorium itu sendiri.

"Intinya kesiapan labnya. Peralatannya ada atau tidak, ruangannya, reagennya, dan sebagainya. Kalau lab ini baru 70 persen. 30 persennya nanti kita lihat sistemnya," tuturnya.

Di tempat yang sama, Rektor UGJ Cirebon Dr H Mukarto merasa berterimakasih karena pihak Labkesda Provinsi Jawa Barat sudah melakukan peninjauan terhadap kesiapan laboratorium FK UGJ Cirebon. Pasalnya, pihaknya tidak dapat menentukan sendiri kesiapan dari laboratorium tersebut meski peralatan dan lainnya sudah tersedia.

"Kami tidak dapat menentukan sendiri kesiapan lab ini meski peralatan, SDM kami sudah siap, untuk itu dengan kehadiran pihak Labkesda Prov Jabar yang menilai kesiapan lab diagnosis Covid-19 ini. Hasilnya sudah kita dengar bersama bahwa kami diperkenankan untuk melakukan diagnosis," ucap dia.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement