JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kereta rel listrik (KRL) Jakarta Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tetap beroperasi meski ada tiga penumpang positif Covid-19. Bukan tanpa alasan, pemerintah tak ingin masyarakat terkapar secara ekonomi.
Menurut Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati moda transportasi massal tersebut masih dibutuhkan oleh masyarakat dalam beraktivitas. Sehingga, langkah yang diambil bukan menghentikan operasi, namun ke pembatasan.
(Baca Juga: Prakiraan Cuaca, Hujan Merata di Seluruh Jakarta Selasa Siang)
"KRL tetap boleh beroperasi, namun dengan pembatasan penumpang yang ketat. Kementerian Perhubungan berupaya membantu masyarakat pengguna KRL untuk tidak terpapar Covid-19, dan juga membantu mereka untuk tidak terkapar secara ekonomi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).
Menurutnya, telah ada Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 untuk mengatur penumpang di dalam KRL maupun stasiun. Selain itu, mewajibkan PT KCI untuk melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Akan diketatkan maksimal per gerbong 60 penumpang," ujarnya.