"Memang ada tren melandai, tapi saya tidak mau terburu-buru tetap anggap situasinya masih darurat belum selesai PSBB. Selama PSBB selesai kita belum bisa menyimpulkan atau menganalisa apa-apa walaupun ada data perlambatan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Sri Nowo Retno mengatakan, sampel tes swab tersebut akan dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTTKLPP) Jakarta.
"Ini hasilnya diuji ke BBTTKLPP Jakarta. Hasil biasanya 4-5 hari, kan ada alamat, ada identitas, nanti kalau ada (temuan positif) kita tracing dan kita informasikan kemudian diterapi," ucap Retno.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.