Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sampel Swab Covid-19 dari Bengkulu Dikirim Pakai Ambulans ke Padang

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2020 |12:26 WIB
 Sampel Swab Covid-19 dari Bengkulu Dikirim Pakai Ambulans ke Padang
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

BENGKULU - Sebanyak 87 sampel swab (cairan) tenggorokan pasien Covid-19 dari Provinsi Bengkulu, dikirim melalui jalur darat dengan menggunakan mobil ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu ke laboratorium Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan dan SDM, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur mengatakan, 87 swab dikirim melalui jalur darat dengan menggunaan mobil ambulans RSUD M Yunus Bengkulu.

''Kami mengirim 87 sampel lewat jalan darat menggunakan ambulans dari RSUD M Yunus. Mudah-mudahan 87 sampel itu nanti tidak ada yang positif,'' kata Edriwan, dalam keterangan yang diterima Okezone, Sabtu (9/5/2020).

 Virus Korona

Hasil swab, kata Edriwan, yang sebelumnya telah dikirim ketiga laboratorium, seperti di Universitas Negeri Andalas, Sumatera Barat, Balai Besar Laboratorium Kesehatan, Palembang, Sumatera Selatan dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.

''Hasil swab belum ada yang diterima. Baik itu dari laboratoriium Palembang, Unand, maupun Litbangkes,'' sampai Edriwan.

Ditambahkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, sampel swab tenggorokan yang dikirim ke laboratorium Unand, Padang, berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu 53 sampel.

Lalu, dari Kabupaten Kaur 10 sampel, Bengkulu Selatan 6 swab, Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu 7, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu 9, dan Kabupaten Kepahiang 2 sampel.

''Sampel swab yang diperiksa 288 sampel, 14 diantaranya dinyatakan positif, 160 sampel proses pemeriksaan,'' pungkas Jaduliwan.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement