Meskipun dilahap habis api dalam peristiwa naas itu, namun bupati yang juga seorang dokter itu mengaku pelayanan medik di rumah sakit milik pemerintah itu akan tetap berjalan normal. Dia mengaku masih memiliki cadangan obatan-obatan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang disimpan di gudang farmasi dinas kesehatan setempat.
"Beberapa hari ke depan pelayanan tetap bisa dilakukan. Kami pakai cadangan obat dinas kesehatan," katanya.
Dia menyebut, obat-obatan yang saat ini kurang akibat peristiwa kebakaran itu adalah obat dan bahan habis pakai tertentu yang biasa dipakai oleh para spesialis. Namun demikian akan segera dipasok dari pemerintah provinsi.
"Yang kurang adalah obat dan bahan habis pakai tertentu yang biasa digunakan oleh para spesialis. Besok dipasok dari provinsi," katanya.
Dia bahkan kembali menegaskan jika pelayanan medis di rumah sakit itu tetap akan berjalan normal. "Pasti. Saya dokter," tulisnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.