Kisah Haru Nenek Hidup Seorang saat Menerima Bantuan Sembako

Huzair Zainal, iNews · Minggu 10 Mei 2020 13:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 10 340 2211827 kisah-haru-nenek-hidup-seorang-saat-menerima-bantuan-sembako-8or1fars6a.jpg Nenek Helena terharu menerima bantuan/Foto: Huzair Zainal-INews

POLEWALI - Ribuan paket sambako dari pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bagikan pada masyrakat di Kabupaten Mamasa. Pembagian paket sembako diwarnai isak tangis haru oleh seorang langsia yang hidup sebatang kara.

Selain di Kabupaten Mamasa, pembagian sembako bagi warga terdampak covid-19 dilakukan di 6 kabupaten secara bertahap sejak April lalu. Petugas mendatangi satu per satu rumah warga yang berhak menerima sembako.

Salah satunya nenek Helena Kendek. Wanita rentah berusia 73 tahun yang hidup seorang diri ini pun tak menyangka akan menerima bantuan sembako. Saat menetahui kedatanagn lurah setempat, nenek Helena langsung memeluk dan menangis haru.

Nenek Helen salah stau warga yang mendapat bantuan sembako dari provinsi karena dinilai layak dan cukup terdampak covid-19. Apalagi, tidak ada tulang punggun yang menafkahi nenek malang ini

Kendati sembako berisi gula pasir, beras, minyak goreng, mie instant, tepung terigu serta susu, namun bisa meringankan beban warga. Untuk Kelurahan Mamasa tercatat 200 paket sembako disalurkan di setiap Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) masing-masing.

Untuk Kabupaten Mamasa sendiri, pembagian sembako dari pemerintah provinsi merata di semua kelurahan. Sedangkan untuk setiap desa, warga akan mendapat bantuan langsung tunai.

Program paket sembako non Program Keluarga Harapan (PKH) ini sendiri merupaka upaya pemerintah provinsi Sulawesi Barat meringakan beban bagi seluruh masyrskat.

(fmh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini