2 Pedagang Meninggal Positif Corona, Pasar Bojonegoro Ditutup

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 10 Mei 2020 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 10 519 2211811 2-pedagang-meninggal-positif-corona-pasar-bojonegoro-ditutup-rsiXWm9jl8.jpg Pasar Bojonegoro/Foto : Disdag Bojonegero

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akhirnya menutup sementara Pasar Bojonegoro Kota selama tujuh hari. Penutupan tersebut sesuai arahan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pascaadanya penemuan dua pedagang positif corona yang meninggal dunia dan ditemukannya 86 pedagang yang reaktif.

Plt Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kabupaten Bojonegoro Sukemi membenarkan kabar tersebut. Keputusan penutupan pasar setelah melakukan rapat koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur pada Sabtu siang kemarin.

"Ya sesuai koordinasi dengan Gugus Tugas Provinsi Jatim Sabtu kemarin, Pasar Kota tutup sementara mulai tanggal 9-15 Mei 2020," ungkap Sukemi melalui pesan singkatnya kepada okezone, Minggu (10/5/2020).

Ia menambahkan penutupan tersebut mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan pedagang dan pembeli mengingatkan adanya 86 pedagang yang hasil rapid test-nya reaktif.

Selain penutupan pasar, pihaknya juga akan melakukan penataan kembali pedagang selama proses penghentian aktivitas pasar tersebut.

Nantinya sejumlah lokasi parkir yang tersebut di tiga titik jalan yakni KH. Mansyur, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Pasar Kota, akan ditata sedemikian rupa, untuk menjadi lapak berjualan pedagang dengan menerapkan jaga jarak dan mempertimbangkan physical distancing.

Selain penataan pasar, lokasi parkir kendaraan roda dua dan roda empat juga akan ditata guna menghindari kerumunan orang.

Bagi pedagang di sisi barat misalnya, lahan parkir roda nantinya akan diletakkan di titik tiga di antaranya Jalan Mansyur, sedangkan bagi pedagang di selatan lokasi parkir di tempatkan di depan Perhutani. Sementara untuk pedagang di timur lokasi parkir akan di tempatkan di Jalan Hayam Wuruk sisi barat.

Sementara penataan parkir roda 2 juga disebar di tiga titik antara lain Jalan KH. Mansyur untuk pedagang dari barat, dari selatan lokasi parkir di depan Perhutani dan Jalan Hayam Wuruk barat untuk pedagang dari timur sebagai antisipasi tidak terjadi kerumunan.

"Kalau parkir roda empat dipusatkan di Jalan KH. Mansur timur sambung Jalan Jaksa Agung Suprapto," bebernya.

Pihaknya juga menambahkan selama proses penutupan dari tanggal 9 - 15 Mei 2020 nantinya pasar akan dilakukan proses penyemprotan disinfektan di setiap sudut Pasar Bojonegoro Kota.

Salah seorang pedagang di Pasar Bojonegoro Kota, Mochammad Ali Mas'ud menyatakan telah mendapat ℹnformasi adanya penutupan tersebut.

"Sudah dapat infonya Sabtu sore kemarin. Penutupannya selama seminggu. Ya semoga saja itu berjalan baik guna mencegah penyebaran virus corona. Tapi perlu diperhatikan nasib pedagang - pedagang kecil juga seperti apa," tutup Ali.

Sebagai informasi sebelumnya terdapat dua pedagang pasar yang positif corona namun meninggal dunia sebelum hasil swabnya keluar. Dua pedagang ini berasal dari Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro dan pedagang asal Desa Sendangrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Selanjutnya, tim Satgas Covid-19 Bojonegoro melakukan pelacakan dengan melakukan rapid test pada Kamis 7 Mei 2020 lalu. Dari hasil rapid test tersebut 86 pedagang menunjukkan reaktif.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini