Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

10 Tenaga Medis Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Rus Akbar , Jurnalis-Selasa, 12 Mei 2020 |20:01 WIB
 10 Tenaga Medis Padang Panjang Sembuh dari Covid-19
Foto Ilustrasi shutterstock
A
A
A

PADANG PANJANG - Sebanyak 10 orang tenaga kesehatan dari 22 Covid-19 positif Padang Panjang, Sumatera Barat hari ini dinyatakan sembuh, setelah keluar hasil tes swab dua kali dari Labolatorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang. Semuanya tenaga kesehatan di RSUD Padang Panjang.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang, Nuryanuwar mengatakan, mulai hari ini sepuluh tenaga kesehatan tersebut diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing masing. Kesepuluh orang itu adalah, DR, MN, RN, DM, WT, FR, AZ, MI, AD, dan AG.

Selain itu, kata Nuryanuwar yang akrab disapa Pak Ujang, menjelaskan yang positif Covid-19 di Kota Padang Panjang yang tadinya 22 orang kini menjadi 12 orang menyusul negatif 10 orang. Negatif 561 orang, inconclusif (diragukan) lima orang dan masih menunggu hasil 122 orang.

 Virus Korona

"Kini kita masih menunggu hasil sebanyak 122 sampel lagi, di luar yang inconclusif 5 orang. Kita berharap tidak ada lagi penambahan Covid positif di Padang Panjang," kata Nuryanuwar.

Pemko minta kepada semua pihak, agar saling mengingatkan untuk mematuhi semua aturan dalam masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Seperti tetap berada di rumah, hindari kontak fisik, jaga jarak aman minimal satu meter, jauhi kerumunan, sering cuci tangan pakai sabun dan harus memakai masker bila keluar rumah.

"Mari kita bersama-sama bertekad bulat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang Panjang," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement