Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khofifah Ingin Penyaluran BLT Sebelum Lebaran

Syaiful Islam , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2020 |19:22 WIB
Khofifah Ingin Penyaluran BLT Sebelum Lebaran
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto : Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur atau Jatim Khofifah Indar Parawansa menginginkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) pada masyarakat yang terdampak covid-19 dipercepat. Bahkan penyaluran bantuan tersebut ditargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Hari ini Khofifah mengawal proses pencairan dana BLT-DD yang diberikan kepada warga desa di Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan. Khofifah juga melakukan video conference penyaluran BLT DD di Kabupaten Trenggalek, Jombang, Pasuruan dan Mojokerto.

Khofifah melakukan pembagian BLT-DD secara simbolis dan virtual dari Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh pada perwakilan 5 orang perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Gubernur Khofifah menyatakan, penyaluran BLT-DD ini pihaknya sudah melapor kepada Presiden Joko Widodo pada saat video conference bersama seluruh Gubernur dan Menteri. Presiden berpesan agar BLT-DD harus dimaksimalkan dan dipercepat pencairannya sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Ini agar dapat dirasakan betul manfaatnya oleh para KPM untuk memenuhi kebutuhannya," terang Khofifah, Rabu (13/5/2020).

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, progress penyaluran BLT-DD Jatim hingga saat ini telah cair Rp 21,432 miliar dan telah diterimakan pada 35.750 KPM pada 466 desa dari 15 Kabupaten/Kota se Jatim.

Diperkirakan hari ini pencairan akan mencapai sepuluh persen. Dengan potensi maksimal BLT-DD Jatim yang mencapai Rp 2,285 Triliun dan akan dibagi untuk 1.265.845 KPM di 7.724 desa, kini desa yang sudah melakukan musdes penetapan KPM penerima BLT-DD sudah mencapai 3.357 Desa atau sebesar 43,8 persen.

Para penerima BLT-DD adalah mereka-mereka yang terdampak oleh Covid 19 baik karena kehilangan mata pencaharian, belum terdata pada DTKS, atau memiliki anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.

Baca Juga : JK: Indonesia Harus Punya Kontribusi Saintis Tangani Corona!

Selain itu, mereka yang berhak menerima BLT-DD juga bukan merupakan keluarga penerima bantuan lain dari pemerintah seperti, PKH, BNPT, Prakerja dan Bansos Tunai lainnya.

"Saya mengingatkan kembali tentang pentingnya menjaga kewaspadaan sebagai antisipasi penyebaran virus Covid 19. Saya ingin agar semua lini tak terkecuali masyarakat yang ada di pedesaan untuk mematuhi protokol kesehatan demi melindungi keluarga dan diri sendiri," tandas Khofifah.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement