Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BLT Mulai Diserahkan ke Warga Terdampak Corona di Jatim

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2020 |15:01 WIB
BLT Mulai Diserahkan ke Warga Terdampak Corona di Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone/Avirista Midaada)
A
A
A

MALANG – Sejumlah daerah di Jawa Timur mulai memberikan bantuan langsung tunai (BLT) yang diambil dari dana desa kepada warga yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Pada Kamis siang (14/5/2020), setidaknya ada tiga daerah di Jawa Timur yang memberikan bantuan langung tunai disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketiga daerah itu yakni, Kabupaten Malang yang diserahkan simbolis oleh Khofifah saat berada di Malang, serta dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo yang penyerahan simbolisnya dilihat oleh gubernur melalui aplikasi video teleconference.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi kepada para kepala daerah yang telah bergerak cepat mendata warganya dan memberikan bantuan – bantuan yang terdampak corona.

“Prestasi Bupati Lumajang tuntas 100 persen, pembagiannya masih berjalan uangnya sudah diambil tapi proses penyerahannya masih berjalan. Semoga bisa bermanfaat besar terutama yang terdampak Covid ini,” kata Khofifah.

Baca Juga: Tak Pakai Masker, Pedagang & Pengunjung Pasar Tradisional Bakal Denda Rp100 Ribu

Khofifah serahkan BLT ke warga

Di Kabupaten Lumajang sendiri, dari 198 desa yang ada, BLT telah didistribusikan ke 177 desa. “Hari ini seluruh keluarga penerima manfaat 100 persen tuntas, 198 desa dan yang sudah selesai tuntas adalah 177 desa, dan hari ini 21 desa secara serentak melakukan penyaluran,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq melalui aplikasi virtual.

Total di Kabupaten Lumajang lanjut Thoriq, terdapat 18.080 keluarga yang menerima bantuan dari BLT dana desa dengan total anggaran mencapai Rp 32,5 miliar. “Toral anggaran yang disalurkan ke penerima manfaat dari dana desa senilai Rp32,5 miliar artinya bahwa uang sekian banyak ini untuk tahap awal, kami salurkan keseluruhan ke masyarakat,” terangnya.

Pihaknya akan mengevaluasi BLT tahap pertama yang dicairkan, termasuk bila ada data ganda penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), PKH, bantuan dari Pemprov Jawa Timur.

“Evaluasi musyawarah desa terhadap penyaluran dana yang sudah tuntas, apabila ada data ganda penerima bantuan dari Kemensos, BPNT, dan provinsi, kami sampaikan ke kepala desa. Harapan kami sebelum hari raya bantuan yang ada di kementerian dan kabupaten tuntas, minimal masyarakat di Kabupaten Lumajang bisa masak lontong di lebaran nanti,” jelasnya.

Sementara itu di Kabupaten Probolinggo bantuan yang diserahkan simbolis oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari.

“Telah menyalurkan paket bantuan dana desa yang diberikan ke masyarakat dari April, Mei, Juni, ada 10 ribu KK, ini masih akan menambah dengan jumlah KK yang diluar PKH, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), bantuan dari Pemprov,” pungkasnya.

Baca Juga: Kemenhub Investigasi dan Tindak Tegas Maskapai Langgar Aturan Jumlah Penumpang

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement