Kalau Jumlah Kasus Corona Tidak Naik-Turun, Itu Baru Bagus!

Pernita Hestin Untari, Okezone · Jum'at 15 Mei 2020 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 525 2214713 kalau-jumlah-kasus-corona-tidak-naik-turun-itu-baru-bagus-jQxYJ9HGZ9.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Jawa Barat, sebagai salah satu daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengklaim telah berhasil menurunkan kasus virus corona atau covid-19.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pun berencana tidak akan memperpanjang penerapan PSBB di wilayahnya lantaran jumlah kasus corona yang menurun.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meningatkan, penurunan kasus corona harus bisa konsisten, tidak sekadar sehari atau dua hari saja.

"Mereka (Jawa Barat) kalau selama 2 minggu bisa kosnsiten, kalau menurut saya akan semakin efektif," ujar Wiku dalam acara Special Report di iNews TV, Jumat (15/5/2020).

Selama jumlah pasien covid-19 jumlahnya masih naik-turun, Profesor Wiku menilai hal tersebut belum bisa disebut berhasil dalam menekan kasus corona.

"Kalau trennya naik-turun naik-turun, itu belum bagus. Tapi kalau sudah konsisten selama berminggu-minggu terus turun itu baru bagus," kata Wiku.

Baca Juga : Update Pasien Covid-19: ODP 262.919 dan PDP 34.360

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum sebelumnya menyatakan rapat Gugus Tugas Covid-19 Jabar telah menyepakati bahwa pemberlakuan PSBB di Provinsi Jawa Barat hanya akan berlangsung sampai 19 Mei mendatang.

"Meski (PSBB) ini baru berjalan sepekan, tetapi nampaknya dari hasil rapat gugus tugas kemarin, PSBB di Jabar tidak akan diperpanjang," kata UU.

Dirinya mengklaim setelah PSBB berlaku, seperti di Bodebek dan Bandung Raya, penyebaran Covid-19 menurun, bahkan beberapa hari tidak ditemukan kasus baru di sejumlah wilayah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini